Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

DPMPTSP Aceh Perkuat Kemitraan Ekonomi Melalui Aceh Business Forum Aceh-Malaysia 2026

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
August 9, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
DPMPTSP Aceh Perkuat Kemitraan Ekonomi Melalui Aceh Business Forum Aceh-Malaysia 2026

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh sukses menyelenggarakan Aceh Business Forum (ABF) Aceh–Malaysia 2026 di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, pada Jumat (7/8). Forum bisnis ini menjadi wadah strategis untuk mempererat hubungan perdagangan, investasi, dan kemitraan ekonomi antara Aceh dan Malaysia melalui promosi potensi daerah serta temu bisnis antara pelaku usaha kedua wilayah.

Mengusung tema “Memperkuat Kemitraan Ekonomi Aceh–Malaysia melalui Perdagangan, Investasi, dan Hilirisasi Komoditas Unggulan,” kegiatan ini dihadiri sekitar 65 peserta yang terdiri atas delegasi pengusaha Malaysia, pelaku usaha Aceh, perwakilan instansi pemerintah, asosiasi bisnis, investor, dan media.

Kepala DPMPTSP Aceh, Marwan Nusuf, B.HSc., M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Aceh memiliki posisi strategis di kawasan Selat Malaka dengan potensi investasi yang terus berkembang pada sektor industri pengolahan, perdagangan, perikanan, pariwisata, energi, serta berbagai komoditas unggulan yang siap dikembangkan melalui hilirisasi.

Menurut Marwan, hubungan Aceh dan Malaysia telah terjalin sejak ratusan tahun lalu melalui sejarah, budaya, agama, dan perdagangan. Kedekatan tersebut menjadi modal penting untuk membangun kerja sama ekonomi yang lebih erat dan berkelanjutan.

“Aceh dan Malaysia memiliki kedekatan yang tidak hanya dibatasi oleh letak geografis, tetapi juga oleh sejarah dan persaudaraan. Melalui forum ini kami berharap lahir lebih banyak kolaborasi perdagangan dan investasi yang memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak,” ujar Marwan.

Delegasi Malaysia dipimpin oleh Puan Zuraini binti Kamal selaku Ketua Delegasi. Turut hadir Dato’ Mohd Asri Redha bin Abdul Rahman selaku Penaung Cancer Survivors Malaysia, Datin Norasimah Abd Hamid dari Cancer Survivors Malaysia, Muhammad Faizal, Pengarah Urusan Faridabi Northern Store, Fauziah binti Abd Rahman dari Muslim Business Association, Amnah Salleh dari Royal Institution of Surveyors Malaysia (RISM), Haji Zainol Abidin bin Mohamad, Timbalan Pengerusi PIBKS Kebangsaan merangkap Pengarah Urusan Piagamas Maju Sdn. Bhd., Dr. Nukman bin Hussain, Timbalan Pengarah (Perubatan) Hospital Sultanah Bahiyah, Alor Setar, Kedah, serta tujuh orang perwakilan Dewan Perniagaan Muslim Malaysia.

Dalam sambutannya, Ketua Delegasi Malaysia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh atas penyelenggaraan forum yang dinilai mampu membuka ruang komunikasi yang lebih erat antara komunitas bisnis Malaysia dan Aceh. Ia berharap hubungan yang telah terjalin dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama perdagangan, investasi, serta pertukaran informasi bisnis yang berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan presentasi Investment Project Ready to Offer (IPRO) oleh DPMPTSP Aceh yang memperkenalkan berbagai peluang investasi strategis di Aceh.

Selanjutnya, peserta memperoleh paparan mengenai peluang perdagangan ekspor dan impor Aceh dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, peluang investasi dan perdagangan sektor perikanan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, serta potensi investasi pariwisata oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh.

Forum juga menghadirkan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertukar pandangan mengenai potensi perdagangan, investasi, serta peluang kolaborasi lintas sektor antara Aceh dan Malaysia.

Sebagai puncak kegiatan, para peserta mengikuti Networking Session yang mempertemukan secara langsung pelaku usaha Aceh dengan delegasi Malaysia. Sesi ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya kemitraan bisnis baru, peningkatan perdagangan bilateral, serta realisasi investasi pada berbagai sektor unggulan Aceh.

DPMPTSP Aceh menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan investasi yang profesional, transparan, dan responsif melalui pendampingan kepada investor sejak tahap penjajakan hingga realisasi investasi.

Pemerintah Aceh juga akan terus memperkuat promosi investasi internasional guna menarik lebih banyak investasi berkualitas yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui penyelenggaraan Aceh Business Forum Aceh–Malaysia 2026, Pemerintah Aceh berharap hubungan ekonomi antara Aceh dan Malaysia semakin erat, membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan Aceh, meningkatkan investasi, serta menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat kedua wilayah.[]

Tags: bisnisDPMPTSPEKonomiinvestasimalaysia
ShareTweetSendShare

Related Posts

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga
Daerah

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga

September 24, 2026
Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
Daerah

Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

September 24, 2026
Kids Corner Bhayangkari Peduli Hibur Anak-anak di Aceh Tamiang
Daerah

Kids Corner Bhayangkari Peduli Hibur Anak-anak di Aceh Tamiang

September 24, 2026
Tiga Ahli Perkuat Keterangan M. Nasir, Juanda Akui Tak Tahu Kebenaran Tuduhan Rp132 Miliar
Daerah

Tiga Ahli Perkuat Keterangan M. Nasir, Juanda Akui Tak Tahu Kebenaran Tuduhan Rp132 Miliar

September 24, 2026
Pidato Perdana Sayuti, Ungkap Empat PR Besar Demokrat Aceh
Daerah

Pidato Perdana Sayuti, Ungkap Empat PR Besar Demokrat Aceh

September 20, 2026
Puluhan Anak Mengikuti Kegiatan Cinta Buku Sekaligus Peduli Lingkungan Lewat Gerakan “From Books to Action”
Daerah

Puluhan Anak Mengikuti Kegiatan Cinta Buku Sekaligus Peduli Lingkungan Lewat Gerakan “From Books to Action”

September 20, 2026
Next Post
Sejarah Buram Krisis Ekonomi 1998 dan Bagaimana Akhirnya Indonesia Pulih

Sejarah Buram Krisis Ekonomi 1998 dan Bagaimana Akhirnya Indonesia Pulih

Di Balik Asap dan Butiran Garam, Kisah Ketekunan Petani Garam Blang Lancang

Di Balik Asap dan Butiran Garam, Kisah Ketekunan Petani Garam Blang Lancang

Discussion about this post

Recommended Stories

Masuk Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI, Sekda Nasir: Siswa SMA 2 Banda Aceh Wajib Masuk Karantina

Masuk Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI, Sekda Nasir: Siswa SMA 2 Banda Aceh Wajib Masuk Karantina

August 11, 2026
Para Taipan China Jadikan Indonesia Raksasa Industri Aluminium Dunia, Nilai Investasi Miliaran Dollar

Para Taipan China Jadikan Indonesia Raksasa Industri Aluminium Dunia, Nilai Investasi Miliaran Dollar

July 13, 2025
KPA Luwa Nanggroe: Menggugat Hak 70 Persen Blok Andaman, IUP Siluman Beutong, dan Ultimatum Referendum

KPA Luwa Nanggroe: Menggugat Hak 70 Persen Blok Andaman, IUP Siluman Beutong, dan Ultimatum Referendum

June 11, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!