Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home Daerah

Dinas Pendidikan Aceh Berhasil Perjuangkan Dana APBN Rp1,94 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah Pascabencana

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
April 18, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Program Pertukaran Guru Indonesia–Korea 2026

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthamuddin.

BANDA ACEH – Dinas Pendidikan Aceh berhasil memperjuangkan dana APBN sebesar Rp 1,94 Triliun melalui Kemendikdasmen untuk program revitalisasi sekolah. Hal tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan rehab-rekon pascabencana banjir dan longsor yang menerjang Aceh, Sumatera dan Sumatera Barat, November 2025 lalu.

Per 13 Maret 2026, sebanyak 2.870 sekolah telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) revitalisasi dengan total nilai bantuan mencapai Rp2,803 triliun. Dari jumlah tersebut, Aceh mendapat porsi terbesar dengan 1.913 sekolah senilai Rp1,94 triliun, diikuti Sumatera Utara dengan 635 sekolah senilai Rp585 miliar, dan Sumatera Barat dengan 322 sekolah senilai Rp278 miliar.

Hal ini diungkakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamhddin yang ditemui oleh tinjauan.id, Sabtu (18/4/2026) di Banda Aceh.

Murthalamuddin juga menjelaskan bahwa program rehab-rekon fasilitas pendidikan tersebut paling awal dilaksanakan di Aceh. Hal ini tidak terlepas dari dukungan kesiapan data yang diajukan oleh Dinas Pendidikan Aceh.

“Ya saya pikir begini, masalah data pertama. Kita sangat fokus terhadap semua yang diminta oleh kementerian untuk mempercepat proses rehab-rekon. Artinya kita fokus mengurus misalnya pendataan. Kita mendampingi dan menghubungi terus-menerus, kabupaten/kota juga begitu, sehingga program kerjasama rehab-rekon itu yang paling awal itu di Aceh,” terang Murthalamuddin.

Dana revitalisasi satuan pendidikan yang telah dicairkan per 13 Maret 2026 mencapai Rp609,5 miliar, diterima oleh 799 sekolah. Sedangkan sebesar Rp830,5 miliar masih dalam proses pencairan.

Gubernur Memantau Proses Rehab Rekon

Murthalamuddin menerangkan, Gubernur Aceh Muzakkir Manaf atau Mualem terus memantau perkembangan progress rehab-rekon sekolah. Ia mengaku terus melaporkan ke Gubernur mengenai capaian proses rehab rekon di sektor pendidikan.

“Dan ini kemudian juga oleh Pak Gubernur selalu bertanya, bertanya sampai di mana, dan kami selalu menjelaskan dan kami selalu update terus-menerus. Dengan keadaan fiskal kita jangan sampai ada kegagalan pada rehab-rekon akibat bencana hidrometeorologi ini,” ungkap Murthalamuddin.

Tiga Tahapan Penangan Bencana

Tahapan penanganan bencana dilakukan dalam tiga fase, yaitu Tanggap Darurat pada Desember 2025 hingga Januari/Februari 2026, Transisi Darurat ke Pemulihan pada Januari hingga Juni 2026, serta Pemulihan pada Juli 2026 hingga Desember 2028.

Pada fase tanggap darurat dilakukan kaji cepat dampak, distribusi bantuan, pendirian tenda darurat, dan dukungan psikososial.

Pada fase transisi dilakukan asesmen, pendampingan pembelajaran darurat, kampanye kembali ke sekolah, pendirian ruang kelas darurat, serta proses verifikasi dan pengusulan revitalisasi.

Fase pemulihan mencakup penataan layanan pendidikan, asesmen kesiapan belajar, dan pemulihan pembelajaran.

Mengenai kemajuan tahapan rehab rekon, Murthalamuddin mengungkap bahwa prosesnya sudah berjalan.

“Progresnya terutama yang bagian di Direktorat SMK itu ada yang di atas 50 persen sudah,” jelasnnya.

Dalam proses rehab rekon ini, Dinas Pendidikan Aceh berupaya mencegah jangan sampai ada fasilitas pendidikan yang tidak tersentuh bantuan karena kesalahan-kesalahan data. Di beberapa daerah yang fasilitas pendidikannya rusak, turut diupayakan pelaksanaan revitalisasi sekolah.

“Di beberapa daerah yang sekolah tidak terkena bencana juga kita melihat bahwa kesempatan ini juga kita jadikan untuk merehab seperti di Simeulue, di sekolah-sekolah yang fasilitasnya sudah rusak lah,” Murthalamuddin menjelaskan.

Bantuan Lain dari Kemendikasmen

Selain revitalisasi sekolah, pemerintah melalui Kemendikdasmen menyalurkan berbagai bantuan darurat.

Per 13 Maret 2026, di tiga provinsi terdampak bencana telah didistribusikan 35.000 paket school kit, 169 unit tenda, 171 unit ruang kelas darurat, 197.670 buku pembelajaran, tunjangan khusus bagi 46.397 guru sebesar Rp2 juta per guru per bulan selama tiga bulan dengan total Rp278,3 miliar, dukungan psikososial bagi 770 satuan pendidikan, serta dana operasional bagi 1.650 sekolah darurat.

Selain itu, Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) telah tersalurkan ke 29 ribu satuan pendidikan di kabupaten terdampak senilai Rp1,98 triliun.[]

Tags: Dinas Pendidikan AcehkemendikdasmenMurthalamuddinpenanganan bencana
ShareTweetSendShare

Related Posts

Marjoni Bantah Rilis NasDem Aceh, Minta Polisi Usut Penyebar Berita Bohong ke Media
Daerah

Marjoni Bantah Rilis NasDem Aceh, Minta Polisi Usut Penyebar Berita Bohong ke Media

April 19, 2026
Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe
Daerah

Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

April 18, 2026
Jubir Pemkab Bireuen Jelaskan Ihwal Ketiadaan Huntara, Sebut Penanganan Bencana Sudah Sesuai Tahapan
Daerah

Di Bireuen, 4.759 KK Peroleh Rp8 Juta dari Dana Stimulan Ekonomi dan Isian Perabotan Tahap I 

April 18, 2026
Guru SMAN Unggul Pidie Jaya Menang Cerita Anak
Daerah

Guru SMAN Unggul Pidie Jaya Menang Cerita Anak

April 18, 2026
Wali Nanggroe Minta AMANAH Fokus Bangkitkan Potensi Pemuda Aceh
Daerah

Wali Nanggroe Minta AMANAH Fokus Bangkitkan Potensi Pemuda Aceh

April 18, 2026
TPP ASN Aceh Besar Sudah Dibayarkan
Daerah

TPP ASN Aceh Besar Sudah Dibayarkan

April 17, 2026
Next Post
Jubir Pemkab Bireuen Jelaskan Ihwal Ketiadaan Huntara, Sebut Penanganan Bencana Sudah Sesuai Tahapan

Di Bireuen, 4.759 KK Peroleh Rp8 Juta dari Dana Stimulan Ekonomi dan Isian Perabotan Tahap I 

Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

Discussion about this post

Recommended Stories

Seorang Perempuan Muda Hilang di Meurah Mulia, Sempat Teriak Minta Tolong

Seorang Perempuan Muda Hilang di Meurah Mulia, Sempat Teriak Minta Tolong

July 18, 2025
Ombudsman Aceh Selesaikan Polemik Pungutan Penerimaan Siswa Baru, Wujud Komitmen Perbaiki Layanan Publik

Ombudsman Aceh Selesaikan Polemik Pungutan Penerimaan Siswa Baru, Wujud Komitmen Perbaiki Layanan Publik

September 11, 2025
Relawan Antarkan SLBN Pembina Aceh Tamiang Kembali Belajar Pascabencana

Relawan Antarkan SLBN Pembina Aceh Tamiang Kembali Belajar Pascabencana

January 19, 2026

Popular Stories

  • Tingkat Pengangguran Usia Muda Tinggi, Indonesia Berjuang Ciptakan Lapangan Kerja

    Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buntut Polemik di DPRA, Mualem Dikabarkan Kantongi Dua Nama Kandidat Pengganti Ketua DPRA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dashboard
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!