BANDA ACEH – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh meraih penghargaan sebagai salah satu Badan Publik kategori Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) paling informatif tahun 2025 dengan nilai 96,5. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Badan Publik Provinsi Aceh Tahun 2025 oleh Komisi Informasi Aceh (KIA).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua KIA Junaidi didampingi Komisioner KIA Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik M. Nasir di Aula Pertemuan Kantor Dinas ESDM Aceh, Kamis (22/1/2026). Kepala Dinas ESDM Aceh Taufik menerima penghargaan tersebut didampingi Sekretaris Dinas Endra, Kepala Bidang Minyak dan Gas Bumi Dr. (c) Dian Budi Dharma, Kepala Bidang Mineral dan Batubara Said Faisal, serta Tim Pelaksana Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Dinas ESDM Aceh.
Dalam sambutannya, Junaidi menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Dinas ESDM Aceh atas komitmen kuat dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Menurutnya, sebagai dinas teknis yang mengelola dan mengawasi sektor pertambangan, keterbukaan informasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kepercayaan publik dan investor terhadap Pemerintah Aceh. “Berdasarkan hasil penilaian, Dinas ESDM Aceh menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Tahun lalu memperoleh nilai 93,8 dan tahun ini meningkat menjadi 96,5, serta menempati peringkat keempat SKPA paling informatif,” ujar Junaidi.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi Dinas ESDM Aceh untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan informasi publik, baik melalui pendekatan konvensional maupun digital. Junaidi juga memberikan apresiasi khusus kepada pimpinan dinas dan Tim PPID atas komitmen dan konsistensi yang ditunjukkan. “Saya meyakini capaian ini tidak lepas dari komitmen kuat pimpinan dan soliditas tim PPID. Selamat kepada Kepala Dinas ESDM Aceh dan seluruh jajarannya,” tambahnya.
Kepala Dinas ESDM Aceh Taufik menyampaikan terima kasih kepada Komisi Informasi Aceh atas penghargaan tersebut serta kepada seluruh jajaran internal Dinas ESDM Aceh yang telah bekerja keras, khususnya Sekretaris Dinas dan Tim Pelaksana PPID sebagai penggerak utama keterbukaan informasi. “Penghargaan ini menjadi pemacu bagi kami untuk bekerja lebih keras, lebih disiplin, dan lebih inovatif ke depan. Kami juga berharap KIA terus memberikan bimbingan dan pendampingan agar kinerja keterbukaan informasi publik Dinas ESDM Aceh semakin meningkat,” ujar Taufik.
Ia menambahkan bahwa capaian ini sejalan dengan arahan Gubernur Aceh agar setiap SKPA terus membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan meningkatkan kualitas pelayanan publik demi Aceh yang lebih sejahtera, maju, dan bermartabat. “Apa yang kami lakukan merupakan bagian dari upaya mengimplementasikan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, efektif, efisien, serta transparan dan partisipatif,” tutupnya.













Discussion about this post