Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Bupati Aceh Besar Tekankan Komitmen Kinerja Kepala OPD Melalui Pakta Integritas

TINJAUAN.ID by TINJAUAN.ID
March 16, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Bupati Aceh Besar Ajak Tenaga Kesehatan Layani Masyarakat Dengan Keikhlasan Hati

Kota Jantho – Bupati Aceh Besar H Muharram Idris menegaskan pentingnya komitmen dari setiap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan program pembangunan daerah. Penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kinerja bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk pernyataan keseriusan para pimpinan OPD dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat.

“Kami ingin mendengar langsung kesiapan saudara-saudara sebagai pimpinan OPD. Ini adalah pernyataan sungguh-sungguh kepada pimpinan daerah, bahwa saudara siap bekerja dan menjalankan program yang telah direncanakan,” kata Syech Muharram sapaan akrab Bupati Aceh Besar saat pemaparan perjanjian kinerja serta penandatanganan Pakta Integritas OPD, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (16/3/2026).

Ia menegaskan, pernyataan komitmen tersebut penting karena disampaikan secara terbuka di hadapan Wakil Bupati Drs Syukri, Sekda Bahrul Jamil SSos MSi, para asisten, staf ahli, serta tim khusus bupati.

“Ini menjadi bentuk komitmen bersama. Ketika disampaikan di hadapan pimpinan dan disaksikan banyak pihak, maka akan lahir keseriusan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” katanya.

Menurut Bupati, setiap OPD harus mampu menjelaskan program kerja yang akan dilaksanakan, termasuk penggunaan anggaran dan target capaian yang ingin diraih.

“Saudara harus menyampaikan program apa saja yang akan dijalankan dengan anggaran yang ada, kemudian melaporkan perkembangannya secara berkala, apakah itu setiap bulan atau setiap tiga bulan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa tahun pertama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Aceh Besar lebih difokuskan pada pengenalan dan konsolidasi pemerintahan. Namun, pada tahun kedua ini pemerintah daerah mulai menekankan pada pelaksanaan program secara maksimal.

“Tahun pertama kita fokus pada pengenalan, silaturahmi, dan konsolidasi. Tetapi tahun ini bukan lagi tahun kebijakan, ini sudah masuk ke tahun pelaksanaan,” tegasnya.

Karena itu, Bupati meminta seluruh pimpinan OPD untuk bekerja lebih serius, fokus, dan memiliki komitmen kuat dalam menjalankan program pembangunan daerah.

“Kita harus bekerja lebih serius dan fokus agar pembangunan di Aceh Besar bisa berjalan lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mengejar kembali ketertinggalan selama ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Aceh Besar, Abdullah, S.Sos, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki landasan hukum yang jelas dalam sistem akuntabilitas kinerja pemerintah.

“Pelaksanaan kegiatan ini berpedoman pada sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), serta Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil,” ujar Abdullah.

Ia menjelaskan, kegiatan paparan perjanjian kinerja bertujuan untuk memastikan setiap perangkat daerah memiliki komitmen yang kuat dalam melaksanakan tugas serta mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran secara transparan dan terukur.

“Perjanjian kinerja ini menjadi komitmen nyata bagi setiap pimpinan OPD dalam melaksanakan program dan kegiatan yang telah direncanakan, sekaligus menjadi tolok ukur dalam menilai keberhasilan maupun kegagalan pencapaian sasaran organisasi,” jelasnya.

Menurut Abdullah, melalui kegiatan ini pimpinan daerah juga dapat memantau secara langsung progres dan capaian kinerja perangkat daerah, sehingga dapat dilakukan evaluasi secara berkala.

“Dengan adanya ukuran kinerja yang jelas, pimpinan dapat memantau perkembangan kinerja perangkat daerah serta memberikan arahan yang diperlukan agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal,” katanya.

Ia menambahkan, perjanjian kinerja juga akan menjadi dasar dalam pemberian reward maupun sanksi bagi aparatur berdasarkan capaian kinerja yang telah ditetapkan.

“Ini juga menjadi acuan dalam pemberian penghargaan maupun sanksi berdasarkan pencapaian target kinerja, sehingga diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja aparatur dan organisasi secara berkelanjutan,” tambah Abdullah.

Abdullah menyebutkan, Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, mulai 16 hingga 17 Maret 2026 itu diikuti sebanyak 58 peserta, terdiri dari 35 kepala OPD dan 23 camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

“Paparan perjanjian kinerja tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat akuntabilitas dan komitmen kinerja perangkat daerah, sekaligus menjadi dasar evaluasi pencapaian target pembangunan yang telah ditetapkan,” sebutnya.

ia berharap melalui kegiatan tersebut seluruh kepala OPD dan camat di Aceh Besar dapat memperkuat komitmen dalam menjalankan program pembangunan daerah secara efektif dan akuntabel.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel di Kabupaten Aceh Besar,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A Djalil, Sekretaris Daerah Aceh Besar, para Asisten Sekdakab, staf ahli, kepala OPD, camat, serta tim khusus Bupati Aceh Besar.

Tags: Bupati Aceh BesarPemkab Aceh BesarSyech Muharram
ShareTweetSendShare

Related Posts

Syech Muharram: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Penting Percepat Pemulihan Pascabencana
Daerah

Syech Muharram: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Penting Percepat Pemulihan Pascabencana

June 10, 2026
Peneliti Ungkap Temuan “Kuburan Massal” Belanda di Indrapuri
Daerah

Peneliti Ungkap Temuan “Kuburan Massal” Belanda di Indrapuri

June 7, 2026
Kak Na: TP Posyandu Aceh Dukung Upaya Kemenkes Capai Target Cakupan Vaksinasi dan IDL
Daerah

Bahas Rencana Kerja Perekonomian, Sekda Aceh Bidik Investasi dari Rusia

June 6, 2026
Kak Na: TP Posyandu Aceh Dukung Upaya Kemenkes Capai Target Cakupan Vaksinasi dan IDL
Daerah

Dharma Wanita Persatuan Aceh Salurkan Bantuan untuk Puluhan Lansia Korban Kebakaran

June 5, 2026
Kak Na: TP Posyandu Aceh Dukung Upaya Kemenkes Capai Target Cakupan Vaksinasi dan IDL
Daerah

Wagub Aceh Terima Audiensi MPU, Bahas Keseragaman Penerapan Hukum Mawaris

June 4, 2026
Mualem Sambut Kunjungan Silaturahmi Pimpinan MPU Aceh
Daerah

Mualem Sambut Kunjungan Silaturahmi Pimpinan MPU Aceh

June 4, 2026
Next Post
Bupati Aceh Besar Ajak Tenaga Kesehatan Layani Masyarakat Dengan Keikhlasan Hati

Kukuhkan Tiga Pejabat, Bupati Aceh Besar Tekankan Kekompakan dan Tanggung Jawab Aparatur

Mayoritas Anggota DPRA Galang Mosi Tidak Percaya, Posisi Ketua DPRA Zulfadhli di Ujung Tanduk

Mayoritas Anggota DPRA Galang Mosi Tidak Percaya, Posisi Ketua DPRA Zulfadhli di Ujung Tanduk

Discussion about this post

Recommended Stories

Bupati Syech Muharram Tindak Lanjuti Pembangunan Sekolah Rakyat ke Kemensos RI

Bupati Syech Muharram Tindak Lanjuti Pembangunan Sekolah Rakyat ke Kemensos RI

October 13, 2025
Sejak 2017, Pertambangan Aceh Sumbang Pendapatan Rp 2,5 Triliun, 63 IUP Telah Diterbitkan

Sejak 2017, Pertambangan Aceh Sumbang Pendapatan Rp 2,5 Triliun, 63 IUP Telah Diterbitkan

October 29, 2025
BPMA: Target Lifting Kondensat WK Aceh Akhir Tahun Tercapai

BPMA: Target Lifting Kondensat WK Aceh Akhir Tahun Tercapai

December 30, 2025

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!