Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BPR Syariah Mustaqim Catat Peningkatan Pembiayaan Hingga 100 Persen Selama Lima Tahun Terakhir

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
September 19, 2025
Reading Time: 2 mins read
0
BPR Syariah Mustaqim Catat Peningkatan Pembiayaan Hingga 100 Persen Selama Lima Tahun Terakhir

Direktur Utama PT BPRS Mustaqim Aceh, Raisul Mukhlis. (Sumber foto/Cut Nauval D/Waspadaaceh.com).

Hingga saat ini BPR Syariah Mustaqim sebagai bank perekonomian rakyat terus berkomitmen meningkatkan pembiayaan masyarakat di sektor UMKM.

Banda Aceh – BPR Syariah Mustaqim berhasil mencatatkan peningkatan pembiayaan lebih dari 100 persen sejak tahun 2020 hingga tahun 2025. Total pembiayaan BPR Syariah Mustaqim di tahun 2025 berjumlah Rp159,793 Miliar. Hingga saat ini BPRS Mustaqim sebagai bank perkreditan rakyat terus berkomitmen meningkatkan pembiayaan masyarakat di sektor UMKM.

Direktur Utama BPR Syariah Mustaqim Raisul Mukhlis menyatakan bahwa peningkatan jumlah pembiayaan ini turut diikuti oleh pertambahan aset. Di tahun 2022 aset BPRS Mustaqim berjumlah Rp183,474 Miliar. Sementara di tahun 2025, aset bank bertambah hampir 100 persen menjadi Rp236,452 Miliar, Jumat, (19/9/2025), di Banda Aceh.

“Kami berupaya untuk terus meningkatkan pembiayaan masyarakat, hal tersebut merupakan komitmen kami selaku manajemen BPRS Mustaqim dalam berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi Aceh,” terang Raisul.

Raisul menambahkan, BPRS Mustaqim berkomitmen terus meningkatkan pelayanan perbankan dari tahun ke tahun. Di tahun 2025, pembiayaan BPRS Mustaqim meningkatkan sebesar 13,50 persen dibanding tahun 2024 yang berjumlah Rp140,787 Miliar.

“Untuk tahun depan di 2026, BPRS Mustaqim merencanakan pertumbuhan pembiayaan menjadi Rp181,511 Miliar. Terjadi penambahan pembiayaan sejumlah Rp21,7 Miliar,” terang Raisul.

Raisul mengungkapkan bahwa tiap tahunnya berhasil menambah jumlah pembiayaan. Perlahan tapi pasti, layanan BPRS Mustaqim diharapkan akan mampu menyasar lebih banyak nasabah.

Kembangkan Pembiayaan Sektor Pertanian

Berdasarkan data BPR Syariah Mustaqim, sektor usaha yang paling banyak menerima pembiayaan di tahun 2025 adalah sektor perdagangan. Terjadi pertumbuhan pembiayaan di sektor perdagangan sebesar 29,95 persen dengan angka Rp85,763 Miliar.

Sektor perdagangan menjadi sektor usaha yang paling banyak mengakses pembiayaan bank ini.

Selain di sektor perdagangan, BPR Syariah Mustaqim turut berperan dalam memberikan layanan pembiayaan bagi pelaku usaha di sektor pertanian.

Sektor pertanian menjadi sektor usaha kedua terbanyak mengakses pembiayaan BPR Syariah Mustaqim dengan jumlah pembiayaan sebesar Rp39 Miliar di tahun 2025.

Sistem pembiayaan di sektor pertanian menggunakan sistem Grace Period, artinya petani yang mengakses pembiayaan baru membayar pinjamannya setelah panen. Mereka tidak dibebankan pembayaran pinjaman setiap bulan.

Sistem pembiayaan pertanian juga menerapkan sistem tanggung renteng. Pembiayaan diakses oleh kelompok tani yang terdiri dari lima orang petani. Tanggung jawab pembiayaan dibebankan secara kolektif. Kelompok tani cukup melampirkan surat rekomendasi dari Geuchik dan bukti tanda kepemilikan lahan.

Raisul menjelaskan, “selama ini petani adalah pelaku usaha yang paling sulit mengakses layanan pembiayaan di lembaga keuangan konvensional. BPR Syariah Mustaqim hadir untuk membantu para petani dalam mengembangkan usahanya.”

Hadirnya BPRS Mustaqim dalam pembiayaan sektor pertanian adalah terobosan yang diambil untuk memberikan layanan perbankan kepada masyarakat secara inklusif. Mengingat sektor pertanian adalah sektor usaha yang paling dominan di Aceh.

Komit Kembangkan Layanan

Dengan torehan prestasi dan pencapaian positif yang diraih dari tahun ke tahun, BPRS Mustaqim terus berupaya untuk mengembangkan layanan dan memperluas jangkauan layanan demi memberikan kontribusi terbaik bagi perekonomian Aceh, khususnya UMKM.

“Sebagai bank perekonomian rakyat, kami fokus pada pembiayaan UMKM. Alhamdulillah, terjadi peningkatan positif dalam jumlah total pembiayaan maupun jumlah nasabah yang mengakses pembiayaan. Kami bertekad untuk terus berkontribusi meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkas Raisul.

Tags: BPRS MustaqimBUMAekonomi AcehperbankanUMKM
ShareTweetSendShare

Related Posts

PKN II Angkatan XXV 2026 Fokus pada Kepemimpinan Adaptif dalam Pemulihan Pascabencana
Daerah

PKN II Angkatan XXV 2026 Fokus pada Kepemimpinan Adaptif dalam Pemulihan Pascabencana

August 13, 2026
Jejak Kebijakan Positif Pemerintah Kota Banda Aceh: Tinjauan 2024–2026
Daerah

Jejak Kebijakan Positif Pemerintah Kota Banda Aceh: Tinjauan 2024–2026

August 13, 2026
Hokkop Situngkir Perkuat Strategi Biomassa PLN EPI, Buka Ruang Akselerasi Ekonomi Aceh
Daerah

Hokkop Situngkir Perkuat Strategi Biomassa PLN EPI, Buka Ruang Akselerasi Ekonomi Aceh

August 13, 2026
Gubernur Aceh dan Bank Mustaqim Aceh Raih Penghargaan Nasional Top BUMD Se-Indonesia
Ekonomi

Capaian Kinerja BPR Mustaqim Aceh: Peran BUMD Syariah yang Berdampak

August 13, 2026
Laba BUMN Melonjak Signifikan pada Semester I 2026, Kesuksesan Transformasi Danantara
Ekonomi

Laba BUMN Melonjak Signifikan pada Semester I 2026, Kesuksesan Transformasi Danantara

August 13, 2026
Kementan Akui Data Pemerintah Aceh Benar, yang Disampaikan Jubir Nurlis Effendi Sesuai Data Pemerintah Pusat
Daerah

Kementan Akui Data Pemerintah Aceh Benar, yang Disampaikan Jubir Nurlis Effendi Sesuai Data Pemerintah Pusat

August 13, 2026
Next Post
Membela Program MBG: Melihat Dampak Nyata

Membela Program MBG: Melihat Dampak Nyata

BPR Syariah Mustaqim Catat Peningkatan Pembiayaan Hingga 100 Persen Selama Lima Tahun Terakhir

BPR Syariah Mustaqim Layani Pembiayaan di Sektor Pertanian

Discussion about this post

Recommended Stories

Kuota Biosolar dan Pertalite Aceh Naik di 2026, Dinas ESDM Beberkan Pemicu Utama Antrean SPBU

Dinas ESDM Aceh Susun Skema Legalisasi Minyak Rakyat

July 16, 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Aceh Besar Salurkan Puluhan Alat dan Mesin Pertanian untuk Petani

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Aceh Besar Salurkan Puluhan Alat dan Mesin Pertanian untuk Petani

June 12, 2026
Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

June 23, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!