Jakarta — Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026), dan turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta sejumlah anggota kabinet.
Sudaryono menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa penggantian ini dipercepat agar tugas BGN tidak mengalami kevakuman, sehingga pelantikan langsung dilakukan pada hari yang sama dengan pengumuman.
Usai dilantik, Sudaryono langsung mendatangi kantor BGN di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dan menggelar rapat perdana bersama lima pejabat madya yang juga baru dilantik. (Suara) Ia sempat menyampaikan pernyataan singkat kepada media soal rencana kerjanya yang bergerak cepat.
Zero Toleransi untuk Korupsi
Sudaryono selaku Kepala BGN yang baru menegaskan komitmennya untuk menutup ruang tindak pidana korupsi di bawah kepemimpinannya. “Saya tegaskan satu hal utama, zero tolerance untuk korupsi. Tidak ada ruang buat hanky panky atau copet-copetan di BGN,” tegas Sudaryono.
Sudaryono juga menyampaikam bahwa akan mengubah cara kerja kelembagaan dan memperbaiki sistem. Ia mendorong transparansi melalui digitalisasi agar tidak ada ruang bagi tindak pidana korupsi.
“Semua harus transparan. Urusan manual kita dorong ke arah digital agar tercatat rapi tanpa sembunyi. Tidak boleh ada lagi pertemuan remang-remang di ruang tertutup. Bahas urusan kerja di tempat terang. Semua keputusan berbasis sistem, bukan kedekatan personal. Jangan harap ada perlakuan khusus meski kenal saya,” terangnya.
Profil Sudaryono
Sudaryono, akrab disapa “Mas Dar”, lahir di Dukuh Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985. Ia anak tunggal dari pasangan Yahyo dan Suwarni, dengan sang ayah berprofesi sebagai petani. Sejak kecil ia terbiasa membantu orang tua, termasuk memanggul jerami dari sawah untuk pakan ternak.
Pendidikan & karier awal:
- Lulusan National Defense Academy of Japan (2004–2009) melalui program beasiswa.
- Memulai karier profesional pada 2014 sebagai Corporate Secretary di Nusantara Energy, lalu pada 2018 memimpin Garuda TV sebagai CEO.
Karier politik & organisasi:
- Sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).
- Menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah di usia 38 tahun, setelah sebelumnya menjabat Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra sejak 2020. (CNBC Indonesia)
- Aktif di berbagai organisasi, antara lain Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ketua Dewan Pembina DPP Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA), CEO PT Indonesian Defense and Security Technologies, serta Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2025–2030.
- Sempat menjadi asisten pribadi Prabowo Subianto sekembalinya dari Jepang.
Karena aturan larangan rangkap jabatan, Sudaryono melepas jabatan Wamentan setelah resmi dilantik sebagai Kepala BGN.[]











Discussion about this post