Banda Aceh — Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Provinsi Aceh menggelar Pelatihan Khusus Go Digital selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 8–10 Mei 2026. Pelatihan ini mencakup tiga modul utama: pengelolaan toko online, pemanfaatan media sosial untuk keperluan bisnis, serta foto produk dan copywriting.
Peserta yang disasar meliputi pelaku usaha perintis, usaha yang sudah berjalan (existing), maupun wirausahawan yang ingin memperluas skala bisnis mereka.
Kepala Dinas Koperasi UKM Aceh, Reza Ferdian, membuka pelatihan pada Jumat (8/5/2026) dengan menekankan urgensi transformasi digital di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat. Menurutnya, era digitalisasi menuntut setiap pelaku usaha untuk terus memperbarui pengetahuan dan kecakapan mereka, atau berisiko tertinggal.
“Tanpa digitalisasi, kita akan tertinggal. Kita banyak melakukan pelatihan untuk menghasilkan produk tertentu, tapi kali ini kita juga melatih kecakapan yang bisa menghasilkan uang tanpa harus memproduksi barang sendiri,” ujar Reza Ferdian.
Salah satu poin yang disorot Reza Ferdian adalah peluang affiliate marketing melalui platform seperti TikTok. Dalam skema ini, pelaku usaha atau individu dapat memperoleh bagi hasil (share profit) dari penjualan produk orang lain tanpa perlu memproduksi atau menyetok barang.
Ia menyebut model bisnis ini sebagai salah satu pintu masuk yang paling terbuka bagi masyarakat Aceh yang baru ingin terjun ke ekosistem digital.
“Menghasilkan uang tidak musti ada produk. Lewat affiliate marketing, masyarakat Aceh bisa mendapatkan cuan,” ujar Reza Ferdian di hadapan peserta pelatihan.
Ia juga menyebutkan potensi live streaming di TikTok sebagai saluran penjualan yang terus berkembang pesat dan dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM lokal.
Materi Pelatihan Go Digital ini mencakup bagaimana mengelola Toko Online. Cara membuka dan mengelola toko di platform e-commerce populer
Kemudian peserta diajarkan pengunaan media sosial untuk Bisnis berupa strategi konten, pengelolaan akun, dan monetisasi termasuk affiliate marketing dan TikTok Live
Peserta juga diajarkan terkait foto produk, teknik fotografi produk menggunakan kamera ponsel.
Copywriting juga jadi materi dalam acara ini. Penulisan deskripsi produk dan materi promosi yang menarik.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini selaras dengan visi-misi Gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis keunggulan daerah.
Reza Ferdian menegaskan bahwa Dskop UKM Aceh berkomitmen untuk tidak sekadar melatih keterampilan produksi, tetapi juga membekali masyarakat dengan kecakapan digital yang langsung menghasilkan pendapatan.
Dengan maraknya platform digital dan ekosistem perdagangan berbasis media sosial, pelatihan selama 8–10 Mei 2026 ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi di kalangan UMKM Aceh dan pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih merata.[]













Discussion about this post