Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home Daerah

Tahun 2025, Wali Nanggroe Pernah Usul Bentuk Lembaga Ad-Hoc untuk Kelola Dana Otsus Aceh

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
April 22, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Tahun 2025, Wali Nanggroe Pernah Usul Bentuk Lembaga Ad-Hoc untuk Kelola Dana Otsus Aceh

BANDA ACEH — Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haythar mengusulkan pembentukan lembaga think-tank atau badan ad-hoc yang bernaung di bawah Lembaga Wali Nanggroe untuk mengawal pengelolaan dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh ke depan. Usulan ini ia sampaikan seiring perjuangan perpanjangan dana Otsus yang dijadwalkan berakhir pada 2027.

Malik Mahmud menyebut, lembaga tersebut nantinya akan diisi oleh para tenaga ahli dari berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pertanian, perikanan, perdagangan luar negeri, hingga tata kelola pemerintahan. Ia juga berencana melibatkan satu dua ulama sebagai penasihat.

“Saya minta kepada Pemerintah Aceh tim adhoc nanti ada di bawah Lembaga Wali Nanggroe, jadi nanti orang di samping saya terdiri dari orang yang ahli dalam bidang masing-masing,” ujar Malik Mahmud dalam wawancara eksklusif setahun lalu bersama Serambi Indonesia, Sabtu (19/7/2025).

Ia menegaskan, keanggotaan badan ini tidak harus terbatas pada putra-putri Aceh. Jika diperlukan, tenaga ahli dari Jakarta maupun luar negeri pun akan dilibatkan, asalkan memiliki kompetensi dan komitmen untuk membantu Aceh.

Fungsi utama lembaga ini, kata Malik Mahmud, adalah memberi masukan dan guidance kepada Pemerintah Aceh — khususnya kepada gubernur — agar setiap rupiah dana Otsus dibelanjakan secara terarah, terukur, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

“Jadi kami membantu Pemerintah Aceh, dalam hal ini bagi gubernur. Kami beri pandangan atau guidance,” katanya.

Usulan ini lahir dari kekecewaan Malik Mahmud terhadap pemanfaatan dana Otsus yang dinilainya belum optimal. Sejak dikucurkan pada 2008, dana Otsus Aceh telah melampaui angka Rp100 triliun, namun kondisi pembangunan di berbagai wilayah masih jauh dari harapan. Bahkan, Aceh masih disebut sebagai daerah termiskin di Sumatera.

“Saya sendiri kecewa sebenarnya selama ini Pemerintah Aceh tidak mampu membangun Aceh sebagaimana yang seharusnya dengan begitu banyak uang Otsus,” tegasnya.

Isu serupa pernah ia sampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo dalam pertemuan satu jam di Istana. Kini, dengan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan terpilihnya Muzakir Manaf sebagai Gubernur Aceh — yang disebutnya memiliki hubungan baik dengan pemerintah pusat — Malik Mahmud menilai momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Selain soal pengawasan, Malik Mahmud juga menyoroti perlunya peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan daerah. Ia mengusulkan agar pejabat Pemerintah Aceh belajar ke Singapura untuk memahami tata kelola keuangan pemerintah dan perbankan.

“Ada satu lagi yang penting, pengelolaan uang, yang harus kita kuasai. Mengingat kita ada hubungan dengan pemerintah Singapura, jadi bisa kita kirim orang-orang Pemerintah Aceh pergi ke Singapura untuk pelajari mereka mengelola uang,” ujarnya.

Dengan adanya lembaga ad-hoc ini, Malik Mahmud berharap dana Otsus yang diperpanjang kelak tidak lagi berakhir tanpa jejak pembangunan yang membanggakan, melainkan menjadi fondasi nyata bagi kebangkitan ekonomi dan identitas Aceh di masa depan.[]

Tags: AcehDana OtsusWali Nanggroe Malik Mahmud
ShareTweetSendShare

Related Posts

Indonesia Tolak Pinjaman US30 Miliar dari IMF dan Bank Dunia Karena Alasan Berikut
Ekonomi

Indonesia Tolak Pinjaman US30 Miliar dari IMF dan Bank Dunia Karena Alasan Berikut

April 22, 2026
Layanan Operasional RSUD Aceh Besar Kembali Normal, Pemkab Apresiasi Tenaga Medis
Daerah

Layanan Operasional RSUD Aceh Besar Kembali Normal, Pemkab Apresiasi Tenaga Medis

April 22, 2026
Hadiri Konferensi IV Forum KKA, Bupati Aceh Besar Tegaskan Komitmen Kolaborasi Pembangunan
Daerah

Hadiri Konferensi IV Forum KKA, Bupati Aceh Besar Tegaskan Komitmen Kolaborasi Pembangunan

April 22, 2026
Pastikan Suplai Air Bersih, Syech Muharram Tinjau Intake PDAM Tirta Mountala Glee Taron
Daerah

Pastikan Suplai Air Bersih, Syech Muharram Tinjau Intake PDAM Tirta Mountala Glee Taron

April 21, 2026
Bahlil Sebut Harga BBM Pertamax Bisa Naik Jika Harga Minyak Dunia Naik
Ekonomi

Bahlil Sebut Harga BBM Pertamax Bisa Naik Jika Harga Minyak Dunia Naik

April 21, 2026
Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior
Daerah

Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

April 21, 2026
Next Post
Hadiri Konferensi IV Forum KKA, Bupati Aceh Besar Tegaskan Komitmen Kolaborasi Pembangunan

Hadiri Konferensi IV Forum KKA, Bupati Aceh Besar Tegaskan Komitmen Kolaborasi Pembangunan

Layanan Operasional RSUD Aceh Besar Kembali Normal, Pemkab Apresiasi Tenaga Medis

Layanan Operasional RSUD Aceh Besar Kembali Normal, Pemkab Apresiasi Tenaga Medis

Discussion about this post

Recommended Stories

Mengurangi Gesekan Antara Kaum Tradisionalis dan Kaum Akademis dengan Tiga Tradisi Keilmuan Islam ala Prof. Amin Abdullah

Mengurangi Gesekan Antara Kaum Tradisionalis dan Kaum Akademis dengan Tiga Tradisi Keilmuan Islam ala Prof. Amin Abdullah

April 17, 2026
Cerita Relawan Menjangkau Pining Gayo Lues yang Masih Terisolir

Rakyat Aceh Tak Peduli Siapa yang Diganti, Terlebih Pengungsi

February 3, 2026
Sejumlah Keuchik di Aceh Selatan Menolak Perusahaan Tambang, Dukung Tambang Rakyat

Sejumlah Keuchik di Aceh Selatan Menolak Perusahaan Tambang, Dukung Tambang Rakyat

October 22, 2025

Popular Stories

  • Tingkat Pengangguran Usia Muda Tinggi, Indonesia Berjuang Ciptakan Lapangan Kerja

    Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buntut Polemik di DPRA, Mualem Dikabarkan Kantongi Dua Nama Kandidat Pengganti Ketua DPRA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dashboard
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!