Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Ustadz Masrul Aidi Usulkan Penyesuaian Jam Kerja ASN Aceh, Nilai Waktu Bersama Keluarga Perlu Diperkuat

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
July 13, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Ustadz Masrul Aidi Usulkan Penyesuaian Jam Kerja ASN Aceh, Nilai Waktu Bersama Keluarga Perlu Diperkuat

BANDA ACEH – Pimpinan Dayah Babul Maghfirah, Cot Keueng, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Ustadz Masrul Aidi, mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memberikan kelonggaran kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah.

Namun, menurutnya, semangat kebijakan tersebut seharusnya tidak berhenti hanya pada hari pertama sekolah. Ia mengusulkan agar Pemerintah Aceh mempertimbangkan penyesuaian jam masuk kerja ASN secara permanen, misalnya dari pukul 07.30 WIB menjadi 08.30 WIB.

Menurut Ustadz Masrul, tambahan waktu satu jam pada pagi hari dapat dimanfaatkan orang tua untuk membangun kebersamaan dengan keluarga, mulai dari salat berjamaah, sarapan bersama, mengantar anak ke sekolah, hingga memberikan perhatian terhadap perkembangan pendidikan dan karakter anak.

“Bila gagasan ini memang penting, kenapa pemerintah tidak memberi durasi yang layak dan manusiawi agar setiap ortu menikmati pagi bersama sambil mengantar anak ke sekolah,” ujar Ustadz Masrul melalui akun Instagram pribadinya, Senin (13/7/2026).

Ia menilai kebijakan jam kerja juga perlu mempertimbangkan kondisi geografis Aceh. Sebagai provinsi paling barat Indonesia yang memiliki karakter wilayah berbeda dengan Pulau Jawa, menurutnya Aceh memiliki ruang untuk merumuskan pola jam kerja yang lebih sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Apa urgensinya ASN masuk kantor jam 07:30 Wib, Bukankah sepatutnya dengan status daerah Istimewa, Pemerintah Aceh bisa menyusun jadwal kerja yang lebih sesuai dengan kondisi geografis dan topogfari,” katanya.

Selain mengusulkan penyesuaian jam masuk kantor, Ustadz Masrul juga mengemukakan wacana agar pola kerja ASN kembali menjadi enam hari dalam sepekan dengan durasi kerja harian yang lebih singkat. Senin sampai Sabtu dari Jam 08:30-14:00 Wib,

Menurutnya konsep lima hari kerja pada awalnya banyak diterapkan untuk menjawab persoalan kemacetan di kota-kota besar, sementara kondisi Aceh memiliki karakteristik yang berbeda.

Ia meyakini kebijakan yang lebih ramah keluarga akan memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Kehadiran orang tua pada pagi hari dinilai menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai agama, membangun kedisiplinan, memantau perkembangan belajar, serta memperkuat komunikasi antara orang tua dan anak.

“Andai saran ini bisa di eksekusi, bayangkan manfaatnya yang multi dimensi,” ujarnya.

Ustadz Masrul menilai, peradaban yang kuat lahir dari keluarga yang kuat. Waktu yang berkualitas bersama anak merupakan investasi besar.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Masrul juga menyinggung peran lembaga keulamaan di Aceh. “Lembaga-lembaga ulama lebih aktif memberikan pandangan, fatwa, dan gagasan terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat,” usulnya.

Menurutnya, sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam, Aceh membutuhkan kontribusi pemikiran yang lebih intens dari lembaga-lembaga keagamaan agar mampu menjadi rujukan dalam pembinaan moral dan karakter masyarakat.

Usulan tersebut mendapat beragam tanggapan dari masyarakat di media sosial.

Sebagian warganet menilai penyesuaian jam kerja ASN dapat menjadi salah satu alternatif kebijakan yang mendukung ketahanan keluarga tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik, sepanjang diikuti dengan pengaturan disiplin kerja dan target kinerja yang jelas.[RSM]

Tags: AcehASNKeluargaulama AcehUstadz Masrul Aidi
ShareTweetSendShare

Related Posts

Sekda Aceh Sambut Rencana Investasi Pabrik Metanol di Lhokseumawe
Daerah

Sekda Aceh Sambut Rencana Investasi Pabrik Metanol di Lhokseumawe

July 14, 2026
Jadi Doktor Desain Komunikasi Visual Pertama di Aceh, Iskandar Perluas Paradigma DKV Menuju Desain Kebudayaan
Daerah

Jadi Doktor Desain Komunikasi Visual Pertama di Aceh, Iskandar Perluas Paradigma DKV Menuju Desain Kebudayaan

July 13, 2026
Wagub Aceh Fadhlullah Pimpin Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh Tamiang
Daerah

Wagub Aceh Fadhlullah Pimpin Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh Tamiang

July 13, 2026
Wali Nanggroe Malik Mahmud, Penafsir Hasan Tiro dan Penjaga Arah Aceh di Masa Depan
Daerah

Wali Nanggroe Aceh Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Profesional, Berkeadilan, dan Berintegritas

July 13, 2026
Anggota DPRA Hasballah Dorong BPSDM Aceh Perluas Beasiswa, Siapkan SDM Industri Migas Masa Depan
Daerah

Anggota DPRA Hasballah Dorong BPSDM Aceh Perluas Beasiswa, Siapkan SDM Industri Migas Masa Depan

July 13, 2026
Pengurus Cabang Rabithah Thaliban Aceh Kabupaten Pidie Periode 2024–2028 Resmi Dilantik
Daerah

Pengurus Cabang Rabithah Thaliban Aceh Kabupaten Pidie Periode 2024–2028 Resmi Dilantik

July 12, 2026
Next Post
Jadi Doktor Desain Komunikasi Visual Pertama di Aceh, Iskandar Perluas Paradigma DKV Menuju Desain Kebudayaan

Jadi Doktor Desain Komunikasi Visual Pertama di Aceh, Iskandar Perluas Paradigma DKV Menuju Desain Kebudayaan

Sekda Aceh Sambut Rencana Investasi Pabrik Metanol di Lhokseumawe

Sekda Aceh Sambut Rencana Investasi Pabrik Metanol di Lhokseumawe

Discussion about this post

Recommended Stories

Hadiri Maulid IKNR. Ini pesan Wagub Aceh Untuk Perantau di Jakarta

Hadiri Maulid IKNR. Ini pesan Wagub Aceh Untuk Perantau di Jakarta

September 20, 2025
Fahri Hamzah Ajak Elite Nasional Terkonsolidasi Hadapi Ketidakpastian Situasi Geopolitik Global

Fahri Hamzah Ajak Elite Nasional Terkonsolidasi Hadapi Ketidakpastian Situasi Geopolitik Global

January 17, 2026
Demonstrasi Damai dan Ancaman Provokator: Melindungi Nyawa dengan Kesadaran Teoritis sekaligus Kolektif

Demonstrasi Damai dan Ancaman Provokator: Melindungi Nyawa dengan Kesadaran Teoritis sekaligus Kolektif

August 30, 2025
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!