Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Sopir Angkutan Umum Keluhkan Kelangkaan Biosolar di Aceh

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
September 24, 2025
Reading Time: 1 min read
0
Sopir Angkutan Umum Keluhkan Kelangkaan Biosolar di Aceh

Rizal, sopir L300 jurusan Banda Aceh–Pidie, mengatakan kelangkaan biosolar membuat pengeluaran operasional membengkak.

BANDA ACEH – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar di Aceh dalam sepekan terakhir menimbulkan keresahan di kalangan sopir angkutan umum. Mereka mengaku harus mengantre berjam-jam di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), namun kerap pulang dengan tangan kosong karena stok habis.

Rizal, sopir L300 jurusan Banda Aceh–Pidie, mengatakan kondisi tersebut membuat pengeluaran operasional membengkak.

“Kalau isi di SPBU biasanya cukup Rp200 ribu sampai Rp250 ribu untuk penuh, sekarang kalau beli eceran bisa tembus Rp450 ribu,” ujarnya, Rabu (24/9/2025).

Akibatnya, penumpangnya mengeluh karena terlalu lama berada dalam perjalanan.

Keluhan serupa datang dari Ahmad, sopir Hiace lintas Banda Aceh–Medan. Ia menyebut kelangkaan biosolar bukan hanya terjadi di ibu kota provinsi, melainkan hampir di seluruh jalur lintas Aceh.

“Sudah antre dua jam lebih, makan pun tak sempat, akhirnya BBM habis sebelum giliran. Hampir seminggu ini kami benar-benar kesulitan,” kata Ahmad.

Para sopir menilai beralih ke BBM non-subsidi, seperti Dexlite, bukanlah pilihan karena harga jauh lebih tinggi dan tidak sebanding dengan pendapatan mereka. “Kalau dipaksakan, biaya operasional makin berat. Jadi terpaksa beli di eceran walau mahal,” tambahnya.

Mereka berharap pemerintah segera turun tangan untuk menormalkan distribusi biosolar. Menurut para sopir, jika masalah ini terus berlanjut, bukan hanya transportasi penumpang yang terganggu, tetapi juga distribusi barang ke berbagai daerah di Aceh akan ikut terdampak.[]

ShareTweetSendShare

Related Posts

Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Realisasi Tambahan TKD Aceh 2026 Tembus 30,16 Persen, Total Pagu Rp1,65 Triliun

September 26, 2026
Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar

September 26, 2026
Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh
Daerah

Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh

September 26, 2026
Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga
Daerah

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga

September 24, 2026
Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
Daerah

Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

September 24, 2026
Kids Corner Bhayangkari Peduli Hibur Anak-anak di Aceh Tamiang
Daerah

Kids Corner Bhayangkari Peduli Hibur Anak-anak di Aceh Tamiang

September 24, 2026
Next Post
Berikan Orasi Ilmiah di STISNU Aceh, ini Pesan Abi MUDI

Berikan Orasi Ilmiah di STISNU Aceh, ini Pesan Abi MUDI

PLUT Mandiri & BSI Landmark Perkuat UMKM Aceh Lewat Sosialisasi Halal

PLUT Mandiri & BSI Landmark Perkuat UMKM Aceh Lewat Sosialisasi Halal

Discussion about this post

Recommended Stories

Kapitalisme, Manusia Modern, dan Kecepatan Gerak Perubahan Zaman

Kapitalisme, Manusia Modern, dan Kecepatan Gerak Perubahan Zaman

July 23, 2025
Alihkan Dana Pokir DPRA untuk Biayai JKA, Kisruh dan Polemik Selesai

Alihkan Dana Pokir DPRA untuk Biayai JKA, Kisruh dan Polemik Selesai

May 16, 2026
Bili Droe, Warisan Indatu yang Menjadi Sumber Ekonomi Kreatif Perempuan Lampanah

Bili Droe, Warisan Indatu yang Menjadi Sumber Ekonomi Kreatif Perempuan Lampanah

November 11, 2025
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!