Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Berikan Orasi Ilmiah di STISNU Aceh, ini Pesan Abi MUDI

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
September 24, 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Berikan Orasi Ilmiah di STISNU Aceh, ini Pesan Abi MUDI

Dalam orasinya, Abi Zahrul atau yang akrab disapa Abi MUDI menegaskan bahwa ulama memiliki tiga peran krusial di era modern: penjaga nilai, pencetak kader intelektual, dan penggerak perubahan sosial.

Banda Aceh – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Aceh menggelar wisuda ke-IV yang dirangkai dengan orasi ilmiah oleh Tgk. Dr. H. Zahrul Mubarak HG, M.Pd. Dalam pidatonya, beliau mengangkat tema “Peradaban Keilmuan dan Peran Ulama serta Kader Ulama dalam Era Digital”.

Dalam orasinya, Abi Zahrul atau yang akrab disapa Abi MUDI menegaskan bahwa ulama memiliki tiga peran krusial di era modern: penjaga nilai, pencetak kader intelektual, dan penggerak perubahan sosial.

Ulama, katanya, harus memastikan teknologi tidak menjauhkan manusia dari fitrah, melahirkan generasi yang fasih membaca turats sekaligus tangkas menghadapi tantangan digital, serta turun langsung memberdayakan masyarakat dan meluruskan informasi yang simpang siur.

“Kader ulama di era ini dituntut bukan hanya bisa membaca kitab kuning, tetapi juga mampu membaca kode digital. Mereka harus menjaga integritas sejak dini, sebab agamawan tanpa integritas justru bisa menjadi sebab kehancuran umat,” tegasnya.

Beliau juga mengingatkan jebakan klasik yang kerap menjerumuskan para agamawan, yakni harta, tahta, dan wanita. Nabi Muhammad SAW, menurutnya, telah memberi teladan dengan menolak tawaran duniawi dari kaum Quraisy demi tegaknya dakwah.

Selain itu, Abi Zahrul mengapresiasi kiprah para ulama Aceh terdahulu seperti Syekh Abdurrauf as-Singkili, Syekh Nuruddin ar-Raniry, hingga ulama kontemporer seperti Abuya Muhammad Waly al-Khalidi dan Abon Abdul Aziz. Ia juga menyinggung peran penting pendiri STISNU Aceh, Abu H. Faisal Ali, yang kini memimpin MPU Aceh sekaligus aktif dalam kepengurusan NU di tingkat wilayah maupun nasional.

Momentum wisuda, menurut Abi. Zahrul, adalah ikrar pengabdian. Gelar akademik bukanlah akhir perjalanan, melainkan titik awal untuk terus belajar dan berkhidmat. Beliau menutup dengan pesan menyentuh agar para wisudawan tidak pernah melupakan jasa orang tua.

“Setinggi apa pun gelar kita, sehebat apa pun jabatan kita kelak, keberkahan hidup akan selalu bergantung pada ridha orang tua,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh para wisudawan dari dua jurusan, yakni Hukum Keluarga Islam dan Hukum Ekonomi Syariah, serta seluruh civitas akademika STISNU Aceh.[]

Tags: Abi MUDIStisnu Acehuniversitaswisuda
ShareTweetSendShare

Related Posts

Pemerintah Aceh Raih Apresiasi Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan
Daerah

Pemerintah Aceh Raih Apresiasi Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan

August 12, 2026
Barack Obama Luncurkan Podcast tentang Buku yang Membentuk Cara Pandangnya
Dunia

Barack Obama Luncurkan Podcast tentang Buku yang Membentuk Cara Pandangnya

August 11, 2026
Menteri Agama Silaturahmi ke Abu Mudi, Mohon Doa dan Sampaikan Dukungan untuk Wisuda UNISAI ke-13
Daerah

Menteri Agama Silaturahmi ke Abu Mudi, Mohon Doa dan Sampaikan Dukungan untuk Wisuda UNISAI ke-13

August 11, 2026
Masuk Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI, Sekda Nasir: Siswa SMA 2 Banda Aceh Wajib Masuk Karantina
Daerah

Masuk Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI, Sekda Nasir: Siswa SMA 2 Banda Aceh Wajib Masuk Karantina

August 11, 2026
Oknum Keuchik dan Anggota Polri Jadi Tersangka Kasus Peredaran Etomidate di Aceh, Kapolda Sebut Jaringan Aceh-Malaysia
Daerah

Oknum Keuchik dan Anggota Polri Jadi Tersangka Kasus Peredaran Etomidate di Aceh, Kapolda Sebut Jaringan Aceh-Malaysia

August 11, 2026
Teuku Rahmatsyah Resmi Jabat Kajati Aceh, Bawa Semangat Baru Penegakan Hukum
Daerah

Teuku Rahmatsyah Resmi Jabat Kajati Aceh, Bawa Semangat Baru Penegakan Hukum

August 11, 2026
Next Post
PLUT Mandiri & BSI Landmark Perkuat UMKM Aceh Lewat Sosialisasi Halal

PLUT Mandiri & BSI Landmark Perkuat UMKM Aceh Lewat Sosialisasi Halal

Santun, Bersahaja, Berilmu: Tgk. Zulfahmi dari Cot Kupok ke Doktor Terbaik UAC

Santun, Bersahaja, Berilmu: Tgk. Zulfahmi dari Cot Kupok ke Doktor Terbaik UAC

Discussion about this post

Recommended Stories

Wali Nanggroe Malik Mahmud, Penafsir Hasan Tiro dan Penjaga Arah Aceh di Masa Depan

Wali Nanggroe Malik Mahmud, Penafsir Hasan Tiro dan Penjaga Arah Aceh di Masa Depan

April 27, 2026

Plt Asisten II Sekda Aceh Buka RAD-PG Bappenas

May 26, 2023
Wagub Aceh Fadhlullah Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

Wagub Aceh Fadhlullah Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

July 29, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!