Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home Sejarah

Membaca Kembali Bung Hatta, Tauladan Sepanjang Zaman

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
February 2, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Membaca Kembali Bung Hatta, Tauladan Sepanjang Zaman

Bung Hatta adalah seorang pahlawan dan negarawan paripurna yang perlu terus dikenang. Hatta adalah tauladan, harapan dan cita-cita tentang bagaimana menjadi Indonesia sebenarnya.

Mohammad Hatta meninggal di hari Jumat, bulan Desember tahun 1980. Yang paling membuatku takjub, sebelum meninggal di hari itu, Hatta sempat menunaikan ibadah shalat Jumat meski dengan susah payah.

Hatta semasa hidupnya dikenal sebagai muslim yang taat. Semasa kuliah di Belanda, Hatta tidak pernah mengonsumsi alkohol dan punya hubungan bebas dengan perempuan.

Meski tidak bicara soal Islam secara gamblang, Islam sendiri menjadi ruh kehidupan Hatta. Islam garam, bukan Islam gincu, istilahnya. Ia mengamalkan Islam bukan sebagai pemanis atau sesuatu yang tampak di permukaan. Islam baginya ibarat garam yang terasa namun tak perlu tampak terang wujudnya. Spirit ini jelas terlihat dari kejujurannya sebagai pemimpin.

Hatta memimpin dengan tujuan mewujudkan kemaslahatan rakyat, bukan kepentingan diri dan memperkaya pribadi. Hatta pun tak gila kekuasaan. Ia berhenti sebagai wakil presiden di saat yang ia anggap tepat. Ia tak memaksakan kekuasaannya untuk tetap langgeng, sebagaimana hasrat dan birahi kebanyakan politisi.

Naskah proklamasi didikte oleh Hatta dan ditulis tangan oleh Soekarno. Peristiwa ini merupakan perumpamaan dari kenyataan bahwa ide dan gagasan Hatta lah yang menjadi dasar dari ide dan konsep negara Indonesia, sementara Soekarno hanya menjalankannya.

Hatta benar-benar seorang pemikir. Pancasila dan semua poin-poin undang-undang dasar yang menekankan keadilan sosial, keberpihakan negara kepada rakyat banyak (fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara), juga prinsip ekonomi yang berorientasi kepada hajat hidup orang banyak, bisa dikatakan adalah isi pikiran Hatta.

Hatta hidup cukup sederhana meski ia akhirnya bisa punya sepasang sepatu Bally idamannya. Ia telat menikah karena hanya ingin menikah setelah Indonesia merdeka.

Setelah Hatta berhenti jadi wakil presiden dan ditawari jabatan komisaris di perusahaan negara, ia menolak dengan mengatakan, “apa kata rakyat nantinya?”

Hatta hidup pas-pasan dengan gaji pensiun wakil presiden di era orde baru yang agak ia keluhkan sebenarnya, karena tak lagi cukup untuk membiayai dirinya, istri dan ketiga anaknya.

Hatta setelah berhenti menjadi wakil presiden tetap menjadi seorang pemikir yang menumpahkan gagasannya, menyurati menteri-menteri untuk memberikan saran, dan tentunya ia terus menulis.

Jika sebagian tokoh hanya bisa dikagumi lewat ide, gagasan, tulisan sebagai pemikir, atau lewat kebijakan yang diambil selaku pemimpin dan pejabat publik, Hatta melampaui itu.

Sosok pribadi Hatta sebagai seorang manusia di luar jabatan politik dan gagasan intelektualnya mencerminkan sikap dan kepribadian yang layak menjadi panutan bagi bangsa ini, hingga kapanpun.

Hatta adalah seorang pahlawan dan negarawan paripurna yang perlu terus dikenang. Hatta adalah tauladan, harapan dan cita-cita tentang bagaimana menjadi Indonesia sebenarnya.

Jabal Sab

Tags: Bung HattaSejarahSejarah Indonesia
ShareTweetSendShare

Related Posts

Pidato Wiranto Setelah Soeharto Mundur: “ABRI Mendukung Proses Pengalihan Kekuasaan Secara Konstitusional”
Sejarah

Pidato Wiranto Setelah Soeharto Mundur: “ABRI Mendukung Proses Pengalihan Kekuasaan Secara Konstitusional”

January 18, 2026
Ibrahim Hasan Rencanakan Aceh Ekspor Beras ke Malaysia Tahun 1994, Gagal Karena Beberapa Hal
Sejarah

Ibrahim Hasan Rencanakan Aceh Ekspor Beras ke Malaysia Tahun 1994, Gagal Karena Beberapa Hal

January 18, 2026
Teknologi Tambang Emas Tradisional di Aceh: Beuriyeung Theun Meuh atau Lukah
Opini

Teknologi Tambang Emas Tradisional di Aceh: Beuriyeung Theun Meuh atau Lukah

October 17, 2025
Emas Berdarah: Kisah Pencari Emas dari Perancis Yang Terbunuh di Hutan Aceh
Sejarah

Emas Berdarah: Kisah Pencari Emas dari Perancis Yang Terbunuh di Hutan Aceh

October 14, 2025
Kedai Kopi Pertama di Aceh: Antara Pengaruh Ottoman dan Budaya Perantauan Tionghoa
Daerah

Sejarah Kopi Ulee Kareng, Lam Ateuk dan Budaya Ngopi di Banda Aceh

October 13, 2025
Bangunan Bersejarah yang Hilang di Kota Banda Aceh
Sejarah

Bangunan Bersejarah yang Hilang di Kota Banda Aceh

October 8, 2025
Next Post
Cerita Relawan Menjangkau Pining Gayo Lues yang Masih Terisolir

Rakyat Aceh Tak Peduli Siapa yang Diganti, Terlebih Pengungsi

Discussion about this post

Recommended Stories

Zara, Proteksi Pasar China dan Batik di Indonesia

July 6, 2025
Kendaraan Operasional BSI di Aceh Gunakan Plat BK, Berlawanan dengan Instruksi Pemerintah Aceh

Kendaraan Operasional BSI di Aceh Gunakan Plat BK, Berlawanan dengan Instruksi Pemerintah Aceh

September 30, 2025
Jamaluddin Idham Minta Pelaku Pengeroyokan Pemuda Simeulue di Masjid Sibolga Diproses Hukum

Jamaluddin Idham Minta Pelaku Pengeroyokan Pemuda Simeulue di Masjid Sibolga Diproses Hukum

November 4, 2025

Popular Stories

  • Tingkat Pengangguran Usia Muda Tinggi, Indonesia Berjuang Ciptakan Lapangan Kerja

    Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Review Laporan Keuangan Bank Aceh Syariah (I) ; Triliunan Dana Diinvestasikan ke Luar Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi.tinjauan@gmail.com

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • Contact Us

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?