Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Gubernur Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
July 1, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Gubernur Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), memastikan hilirisasi akan berjalan dengan ladang minyak dan gas (migas) Andaman. “Gas alam melimpah, kita harus persiapkan diri dengan matang,” kata Mualem di Jakarta, Rabu (1 Juli 2026). “Lampu hijau hilirisasi sudah kita dapatkan.”

Gubernur Mualem mengakui bahwa Blok Andaman menjadi peluang yang sangat besar untuk membangun ekonomi Aceh. Jika hanya bicara finansial, kata Mualem, maka pembahasannya sebatas pembagian hak bagi Aceh dalam bentuk nominal rupiah.

Namun, Gubernur Mualem menginginkan Blok Andaman menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Aceh. “Mengembangkan sumber daya manusia, dan kemanfataan lainnya. Karena itu, perlu perencanaan yang matang. Itu tidak semudah membalikkan telapak tangan,” katanya.

Mualem menyampaikan pernyataannya tersebut melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi. Mengenai hilirisasi migas Blok Andaman, Pemerintah Aceh sudah beberapa kali membahasnya dalam rapat yang selalu dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun.

Disebutkan, di kawasan Andaman terdapat enam blok migas utama, yaitu Andaman I, Andaman II, Andaman III, Central Andaman, South Andaman, dan South West Andaman. Tahap awal adalah Lapangan Gas Tengkulo di Wilayah Kerja South Andaman yang akan dikerjakan oleh Mubadala Energy. “Project inilah yang mengawali pergerakan hilirisasi,” katanya.

Hilirisasi pun dimulai dari KEK Arun Lhokseumawe, sehingga linier dengan program strategis nasional. Presiden Prabowo sudah merancang 77 proyek strategis nasional yang tertuang dalam dalam RPJMN 2025-2029, salah satunya adalah Pengembangan KEK Arun Lhokseumawe. Selain itu juga sejalan dengan RPJMA 2025-2029.

Langkah hilirisasi itu sangat masuk akal. Sebab didukung gas dan kondensat yang melimpah dari Lapangan Gas Tengkulo di Wilayah Kerja South Andaman. Sejauh ini, dari 300 MMSCFD dari lapangan tangkulo blok south andaman baru ada komitmen GSA (Gas Sale Agreement) sebesar 160 MMSCFD dengan PLN. “Jadi sangat banyak peluang untuk pertumbuhan industri,” katanya.

Dalam bahasa sederhana, Nurlis menyampaikan, bahwa gas tersebut dapat menghasilkan methanol dan hydrogen. “Di sini saja, sudah mesti dibuat persiapan membangun pabrik methanol. Methanol ini masuk dalam program strategis nasional biodiesel. Biodiesel dari kelapa sawit membutuhkan campuran methanol,” katanya.

Kemudian, 7.500 barel kondesat per hari dari Wilayah Kerja South Andaman akan menghasilkan nafta dan kerosin yang dibutuhkan pabrik cat, serta gasoline untuk bahan bakar minyak seperti solar dan premium. “Jadi kondensat ini mendorong berdirinya refinery. Dampak ekonomi terjadi setelah berdirinya berbagai industri tersebut,” katanya.

Diakui, Aceh membutuhkan SDM yang tidak sedikit. “Di sinilah pengembangan pendidikan perlu dilakukan. Mubadala kita harapkan dapat berperan mendidik SDM Aceh,” katanya. “Itulah sebabnya, Gubernur Mualem menginginkan persiapan perencanaan yang matang, dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk kepentingan Aceh,” kata Nurlis.[]

Tags: Acehblok andamanmualemPemerintah Aceh
ShareTweetSendShare

Related Posts

Wali Nanggroe Aceh Disambut Peusijuek Setelah Kembali dari Pengobatan di Malaysia
Daerah

Wali Nanggroe Aceh Disambut Peusijuek Setelah Kembali dari Pengobatan di Malaysia

September 30, 2026
Dorong Penguatan Konservasi SM Rawa Singkil, P2LH Bersama Mitra Lembaga Laksanakan FGD 
Daerah

Dorong Penguatan Konservasi SM Rawa Singkil, P2LH Bersama Mitra Lembaga Laksanakan FGD 

September 30, 2026
Terbaik Kelola Keuangan, Aceh Besar Satu-Satunya Kabupaten/Kota dengan Nilai IPKD Predikat Baik dan Tertinggi di Aceh
Daerah

Terbaik Kelola Keuangan, Aceh Besar Satu-Satunya Kabupaten/Kota dengan Nilai IPKD Predikat Baik dan Tertinggi di Aceh

September 30, 2026
Plt. Sekda Dorong Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana Hidrometeorologi Aceh
Daerah

Plt. Sekda Dorong Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana Hidrometeorologi Aceh

September 30, 2026
Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun
Daerah

Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

September 30, 2026
Bupati dan Ketua DPRK Aceh Besar Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pemekaran Aceh Raya
Daerah

Bupati dan Ketua DPRK Aceh Besar Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pemekaran Aceh Raya

September 30, 2026
Next Post
Mualem Apresiasi Dedikasi Polri di Hari Bhayangkara-80

Mualem Apresiasi Dedikasi Polri di Hari Bhayangkara-80

Lembaga Wali Nanggroe Susun Rancangan Aturan Pengelolaan Hutan dan Pertambangan Aceh

Lembaga Wali Nanggroe Susun Rancangan Aturan Pengelolaan Hutan dan Pertambangan Aceh

Discussion about this post

Recommended Stories

Sejarah Jepang di Aceh: Pergi dari Aceh Diam-Diam

Sejarah Jepang di Aceh: Pergi dari Aceh Diam-Diam

April 7, 2026
Solidaritas Aceh untuk Revisi UUPA Serukan Percepatan Pengesahan Revisi UUPA

Solidaritas Aceh untuk Revisi UUPA Serukan Percepatan Pengesahan Revisi UUPA

August 14, 2026
Dinas Pengairan Aceh Bahas Isu Strategis Pengelolaan Wilayah Sungai Baru-Kluet

Dinas Pengairan Aceh Bahas Isu Strategis Pengelolaan Wilayah Sungai Baru-Kluet

October 27, 2025
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!