Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Mengenalkan Kembali Pengetahuan Lama Melalui Naskah Kuno kepada Generasi Muda Aceh

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
August 22, 2026
Reading Time: 1 min read
0
Mengenalkan Kembali Pengetahuan Lama Melalui Naskah Kuno kepada Generasi Muda Aceh

BIREUEN — Naskah kuno tidak hanya berbicara tentang masa lalu. Di dalam lembarannya tersimpan pengetahuan, pengalaman, dan cara hidup masyarakat yang masih dapat dipelajari hingga hari ini. Hal inilah yang diperkenalkan kepada lebih dari 40 generasi muda Aceh dalam kegiatan di Akbid Munawwarah Bireuen, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan yang difasilitasi Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh dan dilaksanakan Komunitas Baca Bireuen tersebut menghadirkan kolektor naskah Aceh, Rizki Wahyudi, sebagai pemateri.

Rizki tidak hanya memperkenalkan isi naskah, tetapi juga mengajak peserta memahami naskah dari sisi fisiknya.

Menurutnya, sebelum sebuah naskah ditangani atau dirawat, kondisi bahan, struktur, tinta, kerapuhan dan kerusakannya harus diketahui terlebih dahulu.

Pengetahuan dasar tersebut penting agar proses penyelamatan tidak justru menimbulkan kerusakan baru dan dapat dilakukan sesuai kondisi masing-masing naskah.

Ketua Komunitas Baca Bireuen, Ema Yuliana, menyebut kegiatan tersebut penting untuk mendekatkan generasi muda dengan warisan pengetahuan Aceh. Ia berharap, “naskah tidak berhenti sebagai benda koleksi, tetapi dapat terus dipelajari dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.”

Dari pihak Akbid Munawwarah, Syarifah Faridah turut memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Naskah kuno memiliki potensi pengetahuan yang berkaitan langsung dengan bidang kebidanan,” ujar Syarifah.

Menurutnya, penelusuran terhadap kandungan naskah dapat menemukan berbagai pengetahuan pengobatan dan persalinan tradisional. Salah satunya praktik persalinan yang dahulu dilakukan oleh bidan desa atau ma blien dalam tradisi Aceh.

Pengenalan seperti ini menjadi salah satu cara mempertemukan generasi muda dengan pengetahuan yang tersimpan dalam naskah, sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga keberadaannya.

Tags: komunitas baca bireuennaskah kunosejarah Aceh
ShareTweetSendShare

Related Posts

Wali Nanggroe Aceh Terima Kunjungan MAPIM, Jajaki Kerja Sama Strategis Aceh–Malaysia
Daerah

Wali Nanggroe Aceh Terima Kunjungan MAPIM, Jajaki Kerja Sama Strategis Aceh–Malaysia

October 11, 2026
Atasi Krisis Air Bersih, Syech Muharram Tinjau Sumber Air Leupung Sekaligus Rencanakan Bangun Bendungan
Daerah

Atasi Krisis Air Bersih, Syech Muharram Tinjau Sumber Air Leupung Sekaligus Rencanakan Bangun Bendungan

October 11, 2026
Plt. Sekda Aceh Hadiri Silaturrahmi Akbar Masyarakat Aceh Tenggara
Daerah

Plt. Sekda Aceh Hadiri Silaturrahmi Akbar Masyarakat Aceh Tenggara

October 11, 2026
Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI
Daerah

Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI

October 11, 2026
Radar Canggih BMKG Resmi Beroperasi di Aceh Besar, Bisa Pantau Arus Laut hingga Potensi Tsunami
Daerah

Radar Canggih BMKG Resmi Beroperasi di Aceh Besar, Bisa Pantau Arus Laut hingga Potensi Tsunami

October 10, 2026
Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Kepemimpinan Berjalan Baik
Daerah

TKD Tambahan untuk Bencana Aceh Tahun 2026 Rp1,65 Triliun dengan Serapan Mencapai 35 Persen, Ini Rinciannya

October 8, 2026
Next Post
Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Dinas Pendidikan Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

Peringati Semangat Kemerdekaan, Kadis Dayah Aceh Resmi Buka Turnamen Tenis Meja Antar-Bidang

Laba BUMN Melonjak Signifikan pada Semester I 2026, Kesuksesan Transformasi Danantara

Di Balik Laba BUMN Rp335 Triliun: Menakar Transformasi Danantara

Discussion about this post

Recommended Stories

Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

Teladan Rasulullah sebagai Fondasi Etika Politik dan Sosial dalam Momentum Maulid Nabi

September 1, 2025
Akademisi USK Usulkan Penataan Kawasan Strategis Bersejarah dalam Musrenbang RPJM Banda Aceh

Akademisi USK Usulkan Penataan Kawasan Strategis Bersejarah dalam Musrenbang RPJM Banda Aceh

July 10, 2025
Bupati Aceh Besar Ajak Tenaga Kesehatan Layani Masyarakat Dengan Keikhlasan Hati

Kukuhkan Tiga Pejabat, Bupati Aceh Besar Tekankan Kekompakan dan Tanggung Jawab Aparatur

March 17, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!