Jakarta — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel, meninggal dunia di usia 63 tahun. Kabar duka ini disampaikan oleh keluarga besar melalui akun media sosial Instagram resmi, Jumat (10/7/2026).
“Dengan penuh keikhlasan dan rasa duka yang mendalam, kami, Keluarga Besar Bpk. Rachmat Gobel, menyampaikan kabar bahwa: Bpk. Rachmat Gobel telah berpulang ke rahmatullah pada hari Jumat (10/06/2026), pukul 03:20 WIB, di RS. Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan,” tulis pengumuman tersebut.
Keluarga besar Rachmat Gobel memohon doa agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Keluarga juga berharap Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan.
Profil Rachmat Gobel
Rachmat Gobel lahir di Jakarta pada 3 September 1962, sebagai anak kelima dan satu-satunya putra dari pasangan Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel, keluarga pengusaha asal Gorontalo.
Ia menempuh pendidikan dasar dan menengah di Jakarta, termasuk SMA Negeri 3 (Teladan), sebelum melanjutkan studi ke Chuo University, Tokyo, dan meraih gelar sarjana di bidang perdagangan internasional pada 1987.
Rahmat Gobel juga sempat menjalani pelatihan kerja di kantor pusat Matsushita Group (kini Panasonic) di Osaka, Jepang. Belakangan ia menerima gelar doktor kehormatan dari Takushoku University (2002) dan Chuo University (2014).
Karier Bisnis Rahmat Gobel
Sekembalinya ke Indonesia pada 1989, Rachmat memulai kariernya di PT National Gobel (kini PT Panasonic Manufacturing Indonesia) — perusahaan yang didirikan sang ayah.
Rahmat Gobel naik dari posisi asisten presiden direktur hingga akhirnya menjabat Direktur Utama pada 1994, dan kemudian menjadi Chairman sekaligus pemegang saham grup usaha Panasonic Gobel.
Ia juga tercatat pernah menjadi komisaris di sejumlah perusahaan besar, termasuk PT Indosat Tbk dan PT Visi Media Asia Tbk, serta aktif di organisasi bisnis seperti Kadin Indonesia.
Karier Politik
Rachmat ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Perdagangan pada Oktober 2014, namun hanya menjabat sekitar 10 bulan sebelum digantikan dalam perombakan kabinet.
Ia bergabung dengan Partai NasDem pada 2016, lalu terpilih menjadi anggota DPR RI mewakili Dapil Gorontalo pada Pemilu 2019 dengan perolehan 146.067 suara. Tak lama setelah itu, ia dilantik sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024. Pada periode 2024-2029, ia kembali terpilih sebagai anggota DPR dari Gorontalo dan bertugas di Komisi VI hingga akhir hayatnya.
Di kampung halamannya, masyarakat Gorontalo menganugerahi Rachmat gelar kehormatan “Ti Bulilango Hunggia”, yang berarti “Pemberi Cahaya Negeri”, atas kontribusinya di berbagai bidang.
Rachmat meninggalkan istri, Retno Damayanti, serta dua anak, Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel.[]












Discussion about this post