Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

ISNU Aceh Bahas Disabilitas dan Pembangunan Bersama Aktivis Agus Hasan Hidayat

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
June 26, 2026
Reading Time: 1 min read
0
ISNU Aceh Bahas Disabilitas dan Pembangunan Bersama Aktivis Agus Hasan Hidayat

Banda Aceh – Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama [PW ISNU] Aceh menggelar diskusi bertajuk “Disabilitas dan Pembangunan” bersama Agus Hasan Hidayat, Aktivis Mental Disabilitas Mental dan Pegiat Sosial, Kamis [25/6/2026] di Kantor Sekretariat PW ISNU Aceh, Banda Aceh.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara perspektif akademik dan pengalaman lapangan untuk mendorong pembangunan yang lebih inklusif di Aceh.

Ketua Pelaksana sekaligus Anggota Bidang Pendidikan PW ISNU Aceh, Dr. Muhammad Rizki, M.Pd, menyampaikan diskusi ini penting agar pembangunan tidak meninggalkan penyandang disabilitas.

“Pembangunan berkelanjutan hanya mungkin jika akses pendidikan, kerja, dan ruang publik benar-benar ramah untuk semua, termasuk 15% warga kita yang hidup dengan disabilitas,” ujar Dr. Rizki.

Sekretaris PW ISNU Aceh, Dr. Rahmad Syah Putra,M.Pd., M.Ag menegaskan komitmen organisasi dalam isu ini.

“Diskusi ini adalah langkah awal ISNU Aceh untuk menerjemahkan semangat inklusi ke dalam kerja nyata. Kami ingin sarjana NU hadir memberi gagasan dan solusi konkret agar kebijakan pembangunan di Aceh tidak lagi timpang. Disabilitas harus dilihat sebagai bagian dari kekuatan, bukan keterbatasan,” tegas Dr. Rahmad.

Dalam pemaparannya, Agus Hasan Hidayat menekankan tiga pilar utama: aksesibilitas, pemerataan pendidikan dan kesempatan kerja yang layak serta perubahan cara pandang masyarakat.

“Disabilitas bukan persoalan individu, melainkan persoalan hambatan dalam berpartisipasi di masyarakat. Hal ini termasuk masalah infrastruktur dan kebijakan yang belum inklusif, maka kita harus melihat kelompok disabilitas sebagai subjek pembangunan, bukan hanya penerima manfaat, tegasnya.

Diskusi dihadiri pengurus ISNU Aceh, akademisi, mahasiswa, pegiat disabilitas, dan unsur pemerintah. Peserta bersepakat mendorong ISNU Aceh menjadi pusat gagasan kebijakan publik yang berpihak pada kelompok rentan. []

Tags: AcehdisabilitasISNU Acehpendidikan
ShareTweetSendShare

Related Posts

Brigjen Pol Ruddi Setiawan Ditunjuk sebagai Kapolda Aceh, Berikut Profil dan Rekam Jejak
Daerah

Brigjen Pol Ruddi Setiawan Ditunjuk sebagai Kapolda Aceh, Berikut Profil dan Rekam Jejak

June 26, 2026
Harga TBS Sawit di Bawah Standar, Bupati Aceh Barat Panggil Seluruh Perusahaan PKS
Daerah

Harga TBS Sawit di Bawah Standar, Bupati Aceh Barat Panggil Seluruh Perusahaan PKS

June 26, 2026
Surati Presiden Prabowo, Mualem: Migas Andaman untuk Hilirisasi di KEK Arun Lhokseumawe
Daerah

Surati Presiden Prabowo, Mualem: Migas Andaman untuk Hilirisasi di KEK Arun Lhokseumawe

June 25, 2026
Buntut Demo Tambang Beutong Ateuh: Sekdes Dipecat, Tuding Bupati Nagan Raya Pura-Pura Tuli dan Buta
Daerah

Buntut Demo Tambang Beutong Ateuh: Sekdes Dipecat, Tuding Bupati Nagan Raya Pura-Pura Tuli dan Buta

June 23, 2026
Soal Blok Andaman, Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
Daerah

Soal Blok Andaman, Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

June 23, 2026
Pekerja Migran Asal Aceh Tamiang Diduga Disiksa hingga Tewas di Malaysia, Haji Uma Beberkan Kronologi
Daerah

Pekerja Migran Asal Aceh Tamiang Diduga Disiksa hingga Tewas di Malaysia, Haji Uma Beberkan Kronologi

June 23, 2026
Next Post
Brigjen Pol Ruddi Setiawan Ditunjuk sebagai Kapolda Aceh, Berikut Profil dan Rekam Jejak

Brigjen Pol Ruddi Setiawan Ditunjuk sebagai Kapolda Aceh, Berikut Profil dan Rekam Jejak

ISG Group dan PT PEMA Jalin Kerja Sama Bangun Pabrik Baja Ringan di KIA Ladong

ISG Group dan PT PEMA Jalin Kerja Sama Bangun Pabrik Baja Ringan di KIA Ladong

Discussion about this post

Recommended Stories

Kisah Diaspora Aceh di Malaysia Ajarkan Anak Mengaji Online dengan Ustadz di Banda Aceh

Kisah Diaspora Aceh di Malaysia Ajarkan Anak Mengaji Online dengan Ustadz di Banda Aceh

July 27, 2025
PT PEMA Kembali Kapalkan 3.113 Ton Sulfur dari Aceh ke Sulawesi

PT PEMA Kembali Kapalkan 3.113 Ton Sulfur dari Aceh ke Sulawesi

July 25, 2025
KKI 2026 Bernuansa Aceh, Kak Ana Apresiasi Bank Indonesia

KKI 2026 Bernuansa Aceh, Kak Ana Apresiasi Bank Indonesia

June 16, 2026

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!