Kotacane – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh segera menyiapkan salah satu sekolah di Aceh Tenggara sebagai Sekolah Unggul Berasrama, sejalan dengan visi dan misi Gubernur Aceh periode 2025–2030 dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) Aceh.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengatakan bahwa penetapan sekolah unggul berasrama ini telah dituangkan melalui Keputusan Gubernur Aceh Nomor 400.3.8.7/875/2025 tentang penetapan sekolah unggul/berasrama untuk satuan Pendidikan menengah atas dan satuan Pendidikan menengah kejuruan di Kabupaten Kota yang saat ini telah memasuki tahapan fungsional awal.
“Ini adalah salah satu wujud nyata visi dan misi Gubernur Aceh 2025–2030. Salah satu sekolah di Aceh Tenggara segera kita lakukan tahapan fungsional sebagai sekolah unggul berasrama untuk masyarakat Aceh Tenggara,” kata Murthalamuddin.
Hal ini dikatakan olehnya saat mengunjungi lokasi SMA Perisai di Kecamatan Badar, Aceh Tenggara, Minggu, 01 Februari 2026.
Menurutnya, program ini diharapkan menjadi magnet baru bagi peningkatan mutu pendidikan, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi anak-anak Aceh Tenggara, termasuk dari keluarga kurang mampu, untuk mendapatkan pendidikan berkualitas melalui sistem berasrama.
“Kami sangat mengharapkan dukungan masyarakat Aceh Tenggara untuk mempercayakan putra-putrinya belajar dan dibina menjadi siswa unggul. Ini bagian dari investasi jangka panjang peningkatan SDM Aceh Tenggara ke depan,” ujarnya.
Murthalamuddin mengungkapkan, sekolah yang diproyeksikan menjadi sekolah unggul berasrama ini sejatinya pernah memiliki reputasi sebagai sekolah unggulan. Namun, setelah beralih status dan berada di bawah kewenangan provinsi, jumlah siswanya sempat menurun karena faktor geografis dan jarak yang relatif jauh.
“Kini, dengan konsep sekolah unggul berasrama, kita ingin menghidupkan kembali peran strategis sekolah ini sebagai pusat pembinaan bibit-bibit unggul generasi Aceh Tenggara,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan lintas sektor, termasuk anggota DPR Aceh dari daerah pemilihan Aceh Tenggara, pemerintah kabupaten, para guru, kepala sekolah, serta seluruh jajaran pendidikan di daerah tersebut.
“Program ini tidak akan berjalan tanpa dukungan semua pihak, termasuk Bupati Aceh Tenggara, para kepala sekolah, guru, dan khususnya kepala SMP untuk mengarahkan siswa-siswa terbaiknya,” ujar Murthalamuddin.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sekolah unggul berasrama ini juga diproyeksikan memberi ruang prioritas bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk diasramakan dan dibiayai penuh.
“Kita ingin anak-anak yang punya potensi, tetapi terkendala ekonomi, tetap bisa mengenyam pendidikan terbaik dan dibina secara optimal di SMA Negeri Perisai,” katanya.
Murthalamuddin menutup dengan harapan agar dukungan politik dan sosial dari Aceh Tenggara dapat menguatkan langkah Pemerintah Aceh dalam merealisasikan program ini mulai tahun berjalan.
“Kami berharap dukungan penuh dari seluruh anggota DPR Aceh asal Aceh Tenggara agar program sekolah unggul berasrama ini dapat segera terlaksana sesuai keputusan Gubernur Aceh,” pungkasnya.[]













Discussion about this post