Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Bupati Syech Muharram Lepas Kafilah MTQ Aceh Besar ke Pidie Jaya

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
October 30, 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Bupati Syech Muharram Lepas Kafilah MTQ Aceh Besar ke Pidie Jaya

Bupati Syech Muharram menegaskan bahwa Aceh Besar memiliki sejarah panjang dalam dunia MTQ, di mana daerah ini pernah beberapa kali meraih gelar juara umum.

KOTA JANTHO – Bupati Aceh Besar H Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram, melepas keberangkatan Kafilah Aceh Besar menuju Kabupaten Pidie Jaya untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVII tingkat Provinsi Aceh, di Meuligoe Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Kamis (30/10/2025).

Pelepasan tersebut, turut didampingi oleh Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri A Jalil, unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar.

Pada kesempatan itu, Bupati Syech Muharram menegaskan bahwa Aceh Besar memiliki sejarah panjang dalam dunia MTQ, di mana daerah ini pernah beberapa kali meraih gelar juara umum. Ia berharap prestasi tersebut dapat terulang kembali pada MTQ tahun ini.

“Kita dulu pernah menjadi juara umum berkali-kali, tetapi terakhir kita hanya berada di posisi kedua. Tahun ini saya berharap Aceh Besar bisa kembali merebut juara umum dan membawa pulang kebanggaan bagi daerah,” tegasnya.

Bupati Aceh Besar juga berpesan agar para peserta menjaga kekompakan, kedisiplinan, dan sopan santun selama berada di arena lomba.

“Jaga kekompakan, disiplin, etika dan keharmonisan, baik sesama peserta dari Aceh Besar maupun dengan kafilah dari kabupaten/kota lain. Official dan pendamping juga harus menjadi orang tua bagi para peserta, memberikan pengawasan dan dukungan penuh agar semuanya berjalan dengan baik,” pesan Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Syech Muharram menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh peserta, pelatih, serta official yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk membawa nama baik Aceh Besar di ajang MTQ tingkat provinsi tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi perjuangan dan kesungguhan seluruh peserta, pelatih, serta pendamping. Kami di Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan terus memberikan dukungan dan doa agar kafilah ini mampu tampil maksimal dan membawa pulang kemenangan,” ujar Syech Muharram.

Selain itu, Bupati juga mengungkapkan bahwa Aceh Besar sedang berupaya menjadi tuan rumah MTQ ke-XXXVIII mendatang. Berdasarkan hasil penilaian sementara, Aceh Besar disebut-sebut memiliki skor tertinggi dalam hal kesiapan infrastruktur dan fasilitas.

“Kami hanya memiliki dua doa: semoga Aceh Besar kembali meraih juara umum, dan semoga diumumkan menjadi tuan rumah MTQ berikutnya. Insya Allah, kita siap,” imbuh Syech Muharram.

Sementara itu, Ketua Kafilah Aceh Besar, Farhan AP yang juga Asisten 1 Setdakab Aceh Besar mengatakan, pelaksanaan MTQ XXXVII akan berlangsung mulai 1 hingga 8 November 2025 di Kabupaten Pidie Jaya.

“Hari ini kita diberangkatkan menuju lokasi. Besok akan dilakukan verifikasi peserta, sedangkan pembukaan resmi MTQ dilaksanakan pada 1 November,” terangnya.

Ia menjelaskan, jumlah keseluruhan Kafilah Aceh Besar mencapai 106 orang, yang terdiri dari 57 peserta—yakni 29 putra dan 28 putri, termasuk dua peserta tuna netra—serta 37 pelatih dan sejumlah official pendamping. Dari 9 cabang lomba yang dipertandingkan, Aceh Besar hanya tidak mengikuti satu cabang tertentu.

Menurutnya, para peserta telah menjalani proses pembinaan dan training center (TC) secara intensif sebelum keberangkatan.

“Kami sudah melakukan pembinaan penuh dan pelatihan teknis agar peserta benar-benar siap tampil maksimal. Mohon doa dari seluruh masyarakat Aceh Besar agar kami diberi kesehatan, kekuatan, dan mampu membawa harum nama daerah tercinta,” tutup Farhan AP.(*)

Tags: Bupati Aceh BesarMTQSyech Muharram
ShareTweetSendShare

Related Posts

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook
Nasional

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

June 30, 2026
Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh, Abu Salam Bongkar Dugaan Keterlibatan Buronan Asing hingga ‘Gubernur Bayangan’ Aceh
Daerah

Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh, Abu Salam Bongkar Dugaan Keterlibatan Buronan Asing hingga ‘Gubernur Bayangan’ Aceh

June 30, 2026
Sekda Aceh Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I LAN RI
Daerah

Sekda Aceh Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I LAN RI

June 30, 2026
Sekda Aceh Bersilaturahmi dengan Praja IPDN Asal Aceh di Jatinangor
Daerah

Sekda Aceh Bersilaturahmi dengan Praja IPDN Asal Aceh di Jatinangor

June 30, 2026
Sekdes Pahlawan Bencana Dipecat, Keuchik Diduga Tawarkan Bantuan demi Muluskan Tambang Beutong Ateuh
Daerah

Sekdes Pahlawan Bencana Dipecat, Keuchik Diduga Tawarkan Bantuan demi Muluskan Tambang Beutong Ateuh

June 28, 2026
PDI Perjuangan Aceh Targetkan Lonjakan Kursi Legislatif
Daerah

PDI Perjuangan Aceh Targetkan Lonjakan Kursi Legislatif

June 28, 2026
Next Post
Muda Seudang Pijay: Polres Harus Usut Tuntas Dugaan Kekerasan oleh Wakil Bupati

Muda Seudang Pijay: Polres Harus Usut Tuntas Dugaan Kekerasan oleh Wakil Bupati

Irfansyah Dukung Pengelolaan Bersama Migas Laut Aceh: Harus Sesuai UUPA dan MoU Helsinki

Irfansyah Dukung Pengelolaan Bersama Migas Laut Aceh: Harus Sesuai UUPA dan MoU Helsinki

Discussion about this post

Recommended Stories

Kisah Nazar Shah Alam dan Apache 13: Dari Sastra, Ngamen, hingga Jadi Ikon Musik Aceh

Kisah Nazar Shah Alam dan Apache 13: Dari Sastra, Ngamen, hingga Jadi Ikon Musik Aceh

November 7, 2025
Teknologi Tambang Emas Tradisional di Aceh: Beuriyeung Theun Meuh atau Lukah

Teknologi Tambang Emas Tradisional di Aceh: Beuriyeung Theun Meuh atau Lukah

October 17, 2025
Polemik JKA, Praktisi Hukum Nilai Publik Sedang Digiring pada Pemahaman Keliru

Polemik JKA, Praktisi Hukum Nilai Publik Sedang Digiring pada Pemahaman Keliru

May 13, 2026

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!