Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Kuota Biosolar dan Pertalite Aceh Naik di 2026, Dinas ESDM Beberkan Pemicu Utama Antrean SPBU

TINJAUAN.ID by TINJAUAN.ID
June 1, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Kuota Biosolar dan Pertalite Aceh Naik di 2026, Dinas ESDM Beberkan Pemicu Utama Antrean SPBU

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis biosolar dan pertalite untuk wilayah Aceh terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Meskipun alokasi dinaikkan, keluhan masyarakat terkait antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) masih menjadi pemandangan sehari-hari dan menimbulkan keresahan di tengah publik.

Kepala Bidang Minyak dan Gas Dinas ESDM Aceh, Dian Budi Dharma, menjelaskan bahwa pada tahun 2026, kuota biosolar Aceh ditetapkan sebesar 430.078 kiloliter, mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2025 yang tercatat 410.544 kiloliter. Sementara itu, jatah pertalite juga bertambah dari 576.147 kiloliter pada 2025 menjadi 588.680 kiloliter pada tahun ini. Menurutnya, peningkatan alokasi ini merupakan langkah antisipasi pemerintah terhadap tingginya permintaan publik akan bahan bakar minyak murah tersebut.

“Kuota kita terus melonjak setiap tahunnya. Di 2026, biosolar mencapai sekitar 430,78 juta liter, dan angka itu bertambah dibanding tahun lalu. Pertalite juga terus kami tambahkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Dian saat memaparkan dinamika pasokan BBM subsidi di Aceh.

Kendati demikian, Dian mengakui bahwa antrean panjang masih menjadi persoalan serius, khususnya di wilayah Banda Aceh, Aceh Barat, hingga Nagan Raya. Pemerintah menduga faktor utama yang memicu mengularnya antrean adalah meningkatnya jumlah pengguna biosolar subsidi, yang didorong oleh tingginya disparitas harga antara solar subsidi dan BBM nonsubsidi di jaringan SPBU Pertamina. Saat ini, harga Dexlite (nonsubsidi) di Aceh dibanderol sekitar Rp23.500 per liter, sementara Pertamina Dex dipatok Rp25.350 per liter. Selisih harga yang cukup lebar ini mendorong masyarakat dan pelaku usaha beralih ke biosolar subsidi yang lebih terjangkau, yang pada akhirnya memicu aksi pembelian berlebihan (panic buying) dan kepadatan kendaraan di SPBU.

Menyikapi kondisi yang meresahkan ini, Pemerintah Aceh bersama Area Manager Aceh PT Pertamina Patra Niaga terus memperketat pengawasan terhadap rantai distribusi BBM subsidi. Selain itu, Pemerintah Aceh berencana mengirimkan surat resmi kepada BPH Migas sebagai langkah antisipasi guna memastikan pasokan BBM tetap aman hingga akhir tahun. Masyarakat pun terus diimbau untuk menggunakan BBM sesuai dengan peruntukannya, agar subsidi benar-benar tepat sasaran dan antrean panjang tidak semakin menyulitkan aktivitas warga, terutama pasca perayaan Idul Adha.

Tags: dinas ESDMDinas ESDM Aceh
ShareTweetSendShare

Related Posts

Kak Na Sapa Warga Uning Mas di Huntara Blang Rakal
Daerah

Kak Na Sapa Warga Uning Mas di Huntara Blang Rakal

July 24, 2026
Sayuti Abubakar Calon Kuat Ketua DPD Demokrat Aceh, 20 DPC Nyatakan Dukungan
Daerah

SAP Law Firm Bantah Tuduhan Penipuan, Sebut Pemberitaan yang Kaitkan Sayuti Abubakar Tidak Benar

July 23, 2026
Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Persoalan Pengembangan Kawasan Bebas Sabang
Daerah

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Persoalan Pengembangan Kawasan Bebas Sabang

July 23, 2026
Kawal Wakaf Blangpadang, Pemerintah Aceh dan Ulama Temui BWI Pusat
Daerah

Kawal Wakaf Blangpadang, Pemerintah Aceh dan Ulama Temui BWI Pusat

July 23, 2026
Capaian Kinerja Dinas ESDM Aceh di Bawah Kepemimpinan Asnawi hingga Pertengahan 2026
Daerah

Capaian Kinerja Dinas ESDM Aceh di Bawah Kepemimpinan Asnawi hingga Pertengahan 2026

July 23, 2026
Hasil Rapat Forkopimda Aceh, Tangani Karhutla Hidupkan Hukum Adat 
Daerah

Hasil Rapat Forkopimda Aceh, Tangani Karhutla Hidupkan Hukum Adat 

July 23, 2026
Next Post
Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia

Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia

Pemkab Aceh Besar Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Pemkab Aceh Besar Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Pidato Wiranto Setelah Soeharto Mundur: “ABRI Mendukung Proses Pengalihan Kekuasaan Secara Konstitusional”

Pidato Wiranto Setelah Soeharto Mundur: “ABRI Mendukung Proses Pengalihan Kekuasaan Secara Konstitusional”

January 18, 2026
HIMPALA Desak Kejati Aceh Lanjutkan Kasus di DKP Aceh Yang Terendap Dua Tahun Lalu

Lembaga APIP Diminta Audit Ulang Bantuan Benih Ikan di DKP Aceh: Tekankan Pada Unsur Kelayakan dan Penambahan Parameter

August 28, 2025
Deadline Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Terhitung 31 Juli, Ini 3 Hal yang Wajib Dicek Pendaftar Beasiswa LPDP

Deadline Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Terhitung 31 Juli, Ini 3 Hal yang Wajib Dicek Pendaftar Beasiswa LPDP

July 15, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!