Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Kadis ESDM Asnawi Peringatkan Penambang Ilegal di Aceh: Patuhi Maklumat Gubernur atau Hadapi Sanksi Berlapis

TINJAUAN.ID by TINJAUAN.ID
July 17, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Kadis ESDM Aceh Asnawi Beri Dukungan Penuh atas Sikap Tegas Mualem: Gas South Andaman Kunci Bangkitnya Lhokseumawe

Banda Aceh – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Asnawi, S.T., M.S.M., kembali mengingatkan para pelaku penambangan emas ilegal untuk mematuhi instruksi Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dengan menghentikan operasi dan menarik seluruh alat berat, khususnya ekskavator, dari kawasan hutan dan lokasi tambang tanpa izin.

Pernyataan tersebut disampaikan Asnawi dalam wawancaranya dengan media Serambi Indonesia pada Kamis (16/7/2026). Dikutip dari Serambi, Asnawi menegaskan bahwa seluruh aktivitas pertambangan yang tidak memiliki izin resmi tergolong ilegal dan wajib dihentikan, apa pun jenis alat yang digunakan di lokasi.

“Sebenarnya atas nama ilegal, apapun alat yang digunakan dalam aktivitas itu harus ditarik atau diturunkan. Karena semua yang tanpa izin itu namanya ilegal,” ujar Asnawi sebagaimana dikutip dari Serambi.

Imbauan ini disampaikan menyusul maraknya kembali aktivitas tambang emas tanpa izin di berbagai wilayah Aceh, salah satunya di kawasan Krueng Jalin, Kabupaten Aceh Besar. Menurutnya, praktik tersebut tidak bisa dibiarkan karena menimbulkan kerusakan lingkungan yang parah dan merugikan masyarakat.

Asnawi menjelaskan bahwa instruksi gubernur bertujuan tidak hanya untuk menjaga kelestarian alam, tetapi juga melindungi warga dari jeratan hukum. Ia mengingatkan bahwa aktivitas ilegal merupakan pelanggaran pidana yang dapat dikenakan sanksi berlapis. Selain aspek hukum, ESDM Aceh juga menyoroti bahaya kesehatan jangka panjang akibat penggunaan bahan kimia berbahaya dalam proses penambangan ilegal.

Ia mengakui bahwa pendataan jumlah pasti alat berat sulit dilakukan karena para pelaku kerap berpindah-pindah lokasi. Namun demikian, ia mencatat bahwa imbauan gubernur sempat direspons dengan penarikan sebagian besar alat berat beberapa waktu lalu, meskipun kemudian aktivitas ilegal kembali merebak. Karena itu, Asnawi menegaskan bahwa maklumat gubernur berlaku untuk jangka panjang dan bukan bersifat sementara.

Untuk menekan laju pertambangan ilegal, ESDM Aceh terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, termasuk Polda Aceh dan instansi terkait. “Kami tidak diam, namanya alam kita dirusak kan jadi tanggung jawab bersama, jadi sama-sama kita cari solusi terbaik supaya tidak ada lagi yang ilegal,” tegasnya.

Berdasarkan data Dinas ESDM Aceh per Juni 2026, sedikitnya terdapat tujuh wilayah yang teridentifikasi memiliki aktivitas tambang ilegal, antara lain:

  • Geumpang, Kabupaten Pidie: sekitar 837 hektare;

  • Gunung Ujeun, Aceh Jaya: sekitar 80 hektare;

  • Panton Reu dan Lacong, Aceh Barat: sekitar 75 hektare;

  • Sawang (65 hektare) dan Manggamat (40 hektare) di Aceh Selatan;

  • Krueng Kila dan Krueng Cut, Nagan Raya: sekitar 45 hektare;

  • Linge, Aceh Tengah: sekitar 35 hektare;

  • serta kawasan Jalin di Aceh Besar.

Asnawi menambahkan bahwa masih terdapat sejumlah titik lain yang belum terdata secara rinci, bahkan beberapa di antaranya telah merambah kawasan hutan lindung. Di Aceh Besar, aktivitas ilegal dilaporkan sudah masuk ke kawasan Cagar Alam Jantho.

“Kondisi ini tentunya tidak boleh kita biarkan. Kami memahami ini merupakan bagian dari mata pencaharian warga, tetapi perlu kita tahu bersama dampaknya sangat berbahaya. Jadi sebagai solusinya, sekarang kita sedang dalam proses mengusulkan agar tambang-tambang ilegal di luar kawasan hutan lindung ini dijadikan wilayah tambang rakyat,” pungkasnya. 

Tags: Dinas ESDM AcehESDM AcehKadis ESDM Aceh Asnawi
ShareTweetSendShare

Related Posts

Fraksi Partai Golkar DPRA Usul 1 Persen APBA untuk Riset, Dorong Pembangunan Berbasis Kajian Ilmiah
Daerah

Fraksi Partai Golkar DPRA Usul 1 Persen APBA untuk Riset, Dorong Pembangunan Berbasis Kajian Ilmiah

October 24, 2026
Pimpin Upacara Hari Santri, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh
Daerah

Pimpin Upacara Hari Santri, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh

October 24, 2026
Baitul Mal Banda Aceh Buka Penerimaan Berkas Bantuan Fisabilillah, TPA/TPQ, dan Majelis Taklim 2026
Daerah

Baitul Mal Banda Aceh Buka Penerimaan Berkas Bantuan Fisabilillah, TPA/TPQ, dan Majelis Taklim 2026

October 22, 2026
Lesunya Daya Beli Sektor Ritel Bangunan di Banda Aceh, Toko Bangunan Terbeban Kenaikan Harga Material
Daerah

Lesunya Daya Beli Sektor Ritel Bangunan di Banda Aceh, Toko Bangunan Terbeban Kenaikan Harga Material

October 22, 2026
PT PEMA Fokus Optimalkan Hasil Diversifikasi Bisnis di 2027
Daerah

PT PEMA Fokus Optimalkan Hasil Diversifikasi Bisnis di 2027

October 20, 2026
Pembukaan MTQ ke-35 Aceh Besar Tanggal 24 Oktober 2026, Diikuti 663 Peserta
Daerah

Pembukaan MTQ ke-35 Aceh Besar Tanggal 24 Oktober 2026, Diikuti 663 Peserta

October 20, 2026
Next Post
Gubernur Aceh Hadiri Raker APPSI, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Gubernur Aceh Hadiri Raker APPSI, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Kak Na: MPLS Sarana agar Anak Gemar Bersekolah

Kak Na: MPLS Sarana agar Anak Gemar Bersekolah

Discussion about this post

Recommended Stories

Zahratul, Mahasiswi Tadris Bahasa Indonesia UIN Sultanah Nahrasiyah Raih Prestasi Nasional

Zahratul, Mahasiswi Tadris Bahasa Indonesia UIN Sultanah Nahrasiyah Raih Prestasi Nasional

July 21, 2025
Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

June 10, 2026

Aktor Hollywood mogok, khawatir perkembangan AI

July 15, 2023
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!