Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Dunia

Indonesia akan memperketat ekspor minyak sawit mulai 1 Januari

TINJAUAN.ID by TINJAUAN.ID
December 30, 2022
Reading Time: 2 mins read
0

Indonesia akan memperketat aturan ekspor minyak kelapa sawit mulai 1 Januari dengan mengizinkan lebih sedikit pengiriman ke luar negeri untuk setiap ton yang dijual di dalam negeri, dalam sebuah langkah yang bertujuan untuk memastikan kecukupan pasokan dalam negeri.

Eksportir akan diizinkan untuk mengirim enam kali volume penjualan domestik mereka, kurang dari rasio saat ini yaitu delapan kali, menurut peraturan baru yang ditinjau oleh kantor berita Reuters dan dikonfirmasi oleh seorang pejabat industri.

“Untuk mengamankan pasokan dalam negeri, terutama untuk kuartal pertama tahun 2023,” kata Septian Hario Setio, seorang pejabat senior di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, pada hari Jumat.

Seto mengatakan rasio tersebut akan dievaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan situasi domestik, termasuk ketersediaan dan harga minyak goreng.

Indonesia awal tahun ini memperkenalkan langkah-langkah ekspor produk minyak kelapa sawit di tengah kekhawatiran tentang harga minyak goreng yang lepas kendali.

Larangan singkat ekspor minyak nabati dari Indonesia mengguncang pasar dan memperburuk kekhawatiran pasokan global yang ada, tetapi juga menyebabkan membengkaknya persediaan domestik.

Indonesia saat ini memberlakukan apa yang disebut kewajiban pasar domestik (DMO) yang mengharuskan bisnis untuk menjual sebagian output secara lokal sebagai imbalan atas izin ekspor.

Dalam pertemuan dengan pemerintah minggu lalu, Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mengatakan bahwa masih ada kekhawatiran mengenai pasokan minyak goreng, terkait dengan program biodiesel pemerintah dan ekspektasi produksi minyak sawit yang lebih rendah di kuartal pertama. Indonesia berencana untuk meningkatkan komponen minyak sawit wajib menjadi 35 persen mulai 1 Februari.

Negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia ini juga akan merayakan Ramadhan pada bulan Maret 2023, ketika permintaan makanan termasuk minyak goreng diperkirakan akan meningkat, kata Eddy.

Sementara para pelaku usaha akan mematuhi peraturan tersebut, Eddy mengatakan bahwa rasio ekspor yang baru harus dievaluasi secara teratur dalam jangka pendek.

ShareTweetSendShare

Related Posts

Perempuan Beutong Bersatu Desak Pencabutan Izin Tambang, Bupati Diminta Temui Warga
Daerah

Perempuan Beutong Bersatu Desak Pencabutan Izin Tambang, Bupati Diminta Temui Warga

May 20, 2026
Net Profit Bank Aceh Syariah Turun Drastis 19,7 Persen, IDeAS Sebut Akibat Manajemen Salah Urus
Daerah

Net Profit Bank Aceh Syariah Turun Drastis 19,7 Persen, IDeAS Sebut Akibat Manajemen Salah Urus

May 20, 2026
Soal Permohonan Tambahan Anggaran Aceh, Jubir Nurlis: Masih Dipelajari Pusat
Daerah

Soal Permohonan Tambahan Anggaran Aceh, Jubir Nurlis: Masih Dipelajari Pusat

May 20, 2026
Wali Nanggroe Tekankan Dialog dan Transparansi, Pemerintah Aceh Siapkan Pergub Baru JKA
Daerah

Wali Nanggroe Tekankan Dialog dan Transparansi, Pemerintah Aceh Siapkan Pergub Baru JKA

May 19, 2026
Wali Nanggroe Minta Penjelasan Pergub JKA, Sekda Aceh : Penataan Data dan Efisiensi Anggaran
Daerah

Wali Nanggroe Minta Penjelasan Pergub JKA, Sekda Aceh : Penataan Data dan Efisiensi Anggaran

May 19, 2026
Menimbang Liputan The Economist tentang Indonesia dan Pemerintahan Prabowo
Ekonomi

Menimbang Liputan The Economist tentang Indonesia dan Pemerintahan Prabowo

May 19, 2026
Next Post

Mengapa orang kaya semakin kaya - bahkan selama krisis global?

Bertambahnya daftar negara yang memberlakukan aturan COVID pada kedatangan Tiongkok

Discussion about this post

Recommended Stories

MPP Aceh Besar Kini Sediakan Layanan Digital

MPP Aceh Besar Kini Sediakan Layanan Digital

September 18, 2025
Sejarah Panjang dan Strategi Tersembunyi Aliran Sesat Millata Abraham di Aceh

Sejarah Panjang dan Strategi Tersembunyi Aliran Sesat Millata Abraham di Aceh

August 11, 2025
Kabid Sarpras Dinas Pendidikan Aceh Kunjungi SMA 1 Peusangan Bireuen

Kabid Sarpras Dinas Pendidikan Aceh Kunjungi SMA 1 Peusangan Bireuen

October 27, 2025

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!