Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Bupati dan Ketua DPRK Aceh Besar Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pemekaran Aceh Raya

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
September 30, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Bupati dan Ketua DPRK Aceh Besar Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pemekaran Aceh Raya

JAKARTA – Perjuangan pembentukan Kabupaten Aceh Raya memasuki babak yang semakin serius. Dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan DPRK Aceh Besar kembali ditegaskan melalui kehadiran Bupati Aceh Besar dan Ketua DPRK Aceh Besar bersama Panitia Persiapan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Aceh Raya dalam Rapimnas Forum Koordinasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (FORKONAS PP DOB) se-Indonesia di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Kehadiran langsung dua unsur pimpinan daerah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa perjuangan pembentukan Kabupaten Aceh Raya tidak lagi hanya menjadi aspirasi masyarakat, tetapi telah mendapatkan dukungan dan perhatian serius dari unsur pemerintahan dan legislatif daerah.

Rapimnas yang diikuti sekitar 300 perwakilan CDOB dari berbagai daerah di Indonesia tersebut menjadi momentum konsolidasi nasional untuk mendorong percepatan pembentukan daerah otonomi baru yang selama ini masih menghadapi kendala kebijakan moratorium.

Ketua Panitia Persiapan CDOB Kabupaten Aceh Raya, Drs H Abdurrahman Ahmad didampingi  sekretarisnya Teungku Helmi, SE., MM, mengatakan kehadiran Bupati dan Ketua DPRK Aceh Besar dalam Rapimnas memberikan energi baru bagi perjuangan masyarakat Aceh Raya yang telah berlangsung sejak 1999.

“Kehadiran Bupati dan Ketua DPRK Aceh Besar di Rapimnas ini menunjukkan bahwa perjuangan Aceh Raya mendapat dukungan yang semakin kuat. Ini bukan lagi perjuangan segelintir orang, tetapi telah menjadi agenda bersama yang harus kita kawal sampai Kabupaten Aceh Raya benar-benar terbentuk,” ujar Abdurrahman.

Menurut Abdurrahman Ahmad yang juga anggota DPRA dari Partai Gerindra, perjuangan Aceh Raya saat ini telah memasuki tahapan penting. Panitia bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan DPRK Aceh Besar terus memperkuat komunikasi, konsolidasi serta kesiapan berbagai aspek yang diperlukan dalam proses pembentukan daerah otonomi baru.

Sementara Teungku Helmi menegaskan, Panitia Persiapan CDOB Aceh Raya tidak ingin perjuangan yang telah berlangsung selama puluhan tahun berhenti pada wacana. Seluruh dokumen, kesiapan wilayah, dukungan masyarakat dan koordinasi dengan pemerintah daerah terus diperkuat.

“Kita ingin Aceh Raya bukan hanya menjadi cita-cita, tetapi benar-benar menjadi sebuah daerah otonomi baru. Karena itu, setiap momentum nasional seperti Rapimnas ini harus kita manfaatkan untuk memastikan Aceh Raya tetap berada dalam agenda perjuangan pembentukan DOB,” tegasnya.

Dukungan Bupati dan Ketua DPRK Makin Tegas

Sebelumnya, Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris telah menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan pembentukan DOB Aceh Raya. Ia juga meminta panitia dan seluruh elemen masyarakat memperkuat konsolidasi serta mempersiapkan berbagai kebutuhan pemekaran.

Bupati menilai pemekaran Aceh Raya memiliki dasar yang kuat, antara lain untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat mengingat luasnya wilayah Kabupaten Aceh Besar.

Dukungan tersebut semakin bermakna dengan hadirnya Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti dalam rangkaian perjuangan tersebut. Keterlibatan unsur eksekutif dan legislatif sekaligus dinilai memperlihatkan adanya sinergi daerah dalam mengawal aspirasi pembentukan Aceh Raya.

Helmi menyebut sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi tahapan berikutnya “Pesannya jelas, Aceh Raya harus siap. Pemerintah daerah sudah menyatakan dukungan, DPRK juga ikut mengawal, panitia terus bekerja, dan masyarakat tetap konsisten memperjuangkan aspirasi ini. Tinggal bagaimana seluruh kekuatan tersebut kita satukan untuk mengawal proses sampai tuntas,” ujarnya.

Dari Aspirasi Menuju Daerah Otonomi Baru

Kabupaten Aceh Raya diusulkan mencakup tujuh kecamatan, yakni Lhoong, Leupung, Lhoknga, Peukan Bada, Pulo Aceh, Darul Imarah dan Darul Kamal.

Panitia menilai pembentukan Aceh Raya diharapkan dapat memperpendek jarak pelayanan pemerintahan, mempercepat pembangunan, meningkatkan pemerataan pembangunan serta membuka ruang yang lebih besar bagi pengembangan potensi ekonomi masyarakat.

Menurut Helmi, perjalanan panjang sejak 1999 menunjukkan bahwa aspirasi Aceh Raya memiliki basis perjuangan yang terus dipelihara lintas generasi.

“Kalau kita melihat perjalanan dari 1999 sampai hari ini, perjuangan ini sudah melewati waktu yang sangat panjang. Sekarang kita berada pada fase untuk mempersiapkan diri menyambut peluang pembentukan DOB. Kami optimistis, dengan dukungan semua pihak dan kesiapan yang terus diperkuat, cita-cita lahirnya Kabupaten Aceh Raya semakin mendekati kenyataan,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Aceh Raya untuk tetap menjaga persatuan dan tidak terpecah oleh perbedaan kepentingan.

“Yang kita perjuangkan adalah masa depan daerah. Mari kita satukan langkah, karena tujuan akhirnya adalah lahirnya Kabupaten Aceh Raya sebagai daerah otonomi baru yang mampu memberikan pelayanan lebih dekat dan pembangunan yang lebih merata kepada masyarakat,” pungkas Helmi.[]

Tags: Aceh BesarAceh RayaSyech Muharram
ShareTweetSendShare

Related Posts

Wali Nanggroe Aceh Disambut Peusijuek Setelah Kembali dari Pengobatan di Malaysia
Daerah

Wali Nanggroe Aceh Disambut Peusijuek Setelah Kembali dari Pengobatan di Malaysia

September 30, 2026
Dorong Penguatan Konservasi SM Rawa Singkil, P2LH Bersama Mitra Lembaga Laksanakan FGD 
Daerah

Dorong Penguatan Konservasi SM Rawa Singkil, P2LH Bersama Mitra Lembaga Laksanakan FGD 

September 30, 2026
Terbaik Kelola Keuangan, Aceh Besar Satu-Satunya Kabupaten/Kota dengan Nilai IPKD Predikat Baik dan Tertinggi di Aceh
Daerah

Terbaik Kelola Keuangan, Aceh Besar Satu-Satunya Kabupaten/Kota dengan Nilai IPKD Predikat Baik dan Tertinggi di Aceh

September 30, 2026
Plt. Sekda Dorong Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana Hidrometeorologi Aceh
Daerah

Plt. Sekda Dorong Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana Hidrometeorologi Aceh

September 30, 2026
Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun
Daerah

Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

September 30, 2026
Berantas Narkoba, Pemkab Aceh Besar Siap Ubah Kawasan Rawan Tanaman Terlarang Jadi Lahan Produktif
Daerah

Berantas Narkoba, Pemkab Aceh Besar Siap Ubah Kawasan Rawan Tanaman Terlarang Jadi Lahan Produktif

September 30, 2026
Next Post
Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

Analisis: Gas Andaman, Berkah atau Kutukan yang Terulang?

Gas Blok Andaman Dalam Perspektif Geopolitik Energi: Kedaulatan Sumber Daya dan Masa Depan Aceh

Discussion about this post

Recommended Stories

Kerusakan SM Rawa Singkil Masih Berlangsung, Ditemukan Aktivitas Perambahan Hutan 

Kerusakan SM Rawa Singkil Masih Berlangsung, Ditemukan Aktivitas Perambahan Hutan 

August 16, 2026
Presiden Prabowo Takziah ke Rumah Affan Kurniawan, Pengemudi Ojol yang Tewas Terlindas Mobil Rantis Brimob

Presiden Prabowo Takziah ke Rumah Affan Kurniawan, Pengemudi Ojol yang Tewas Terlindas Mobil Rantis Brimob

August 29, 2025
Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

June 4, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!