Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Bendungan Irigasi Lamtimpeung Mulai Beroperasi, Petani Harap Panen Dua Kali Setahun

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
October 3, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Bendungan Irigasi Lamtimpeung Mulai Beroperasi, Petani Harap Panen Dua Kali Setahun

KOTA JANTHO – Bendungan irigasi di Gampong Lamtimpeung, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, kini mulai beroperasi setelah pembangunan infrastruktur tersebut rampung. Kehadiran bendungan ini memberi harapan baru bagi petani untuk mendapatkan pasokan air yang lebih baik, terutama saat musim kemarau.

Bendungan tersebut berfungsi menampung dan mengatur aliran air sungai untuk kemudian dialirkan ke lahan pertanian. Dengan mulai beroperasinya bendungan irigasi tersebut, petani diharapkan dapat mengelola musim tanam dengan lebih baik sehingga produktivitas pertanian meningkat.

Manfaat bendungan dan saluran irigasi itu tidak hanya dirasakan petani di Gampong Lamtimpeung, tetapi juga sejumlah gampong di sekitarnya, yakni Gampong Lampuja, Gampong Cucum, Gampong Rabung, dan Gampong Limpok. Secara keseluruhan, areal persawahan yang mendapat manfaat dari jaringan irigasi tersebut mencapai lebih dari 40 hektare.

Keuchik Gampong Lamtimpeung, Muktar, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar atas perhatian terhadap kebutuhan petani, khususnya melalui penyediaan infrastruktur pengairan yang kini telah selesai dan mulai dimanfaatkan.

Menurutnya, keberadaan bendungan tersebut menjadi hal penting bagi petani karena ketersediaan air sangat menentukan keberhasilan musim tanam.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terutama Bapak Bupati Aceh Besar Syech Muharram yang telah memberikan perhatian kepada petani. Bendungan ini sudah selesai dan mulai beroperasi, sehingga kami berharap kebutuhan air untuk sawah bisa lebih terjamin dan hasil pertanian masyarakat semakin meningkat,” ujarnya saat Tim Media Center Aceh Besar mengunjungi lokasi, Jum’at (19/9/2026).

Sementara itu, petani Gampong Lamtimpeung, Mawardi, mengatakan beroperasinya bendungan tersebut memberikan harapan bagi petani untuk meningkatkan masa tanam. Selama ini, keterbatasan pasokan air membuat sebagian petani hanya dapat menanam dan memanen sekali dalam setahun.

“Kami berharap dengan adanya bendungan ini, petani bisa mendapatkan air yang cukup sehingga ke depan dapat panen dua kali dalam setahun. Selama ini kami biasanya hanya bisa panen sekali karena terkendala air,” katanya.

Mawardi menambahkan bahwa dengan mulai beroperasinya bendungan, ia menilai petani kini memiliki peluang untuk mengatur pola tanam sesuai dengan ketersediaan air dan kondisi lahan.

“Insyaallah, dengan bendungan ini kami lebih mudah mengatur air ke sawah. Selain padi, kami juga berharap bisa menanam palawija sehingga lahan pertanian dapat dimanfaatkan lebih maksimal,” pungkasnya.(**)

Tags: Aceh BesarbendunganPemkab Aceh Besarpertanian
ShareTweetSendShare

Related Posts

Saatnya Pelabuhan Krueng Geukueh Dioptimalkan Sebagai Pintu Utama Ekspor CPO Sawit Aceh
Daerah

Kepentingan Tata Kelola Migas Aceh Dipertaruhkan dalam RUU Migas, Posisi BPMA dan Pasal 160 Harus Dipertegas

October 2, 2026
YARA Minta Menteri Imipas Investigasi Dugaan Intervensi di Lapas Meulaboh
Daerah

YARA Minta Menteri Imipas Investigasi Dugaan Intervensi di Lapas Meulaboh

October 2, 2026
Wagub Dek Fadh Usulkan Penyediaan Alat Berat untuk Daerah Rawan Banjir
Daerah

Wagub Dek Fadh Usulkan Penyediaan Alat Berat untuk Daerah Rawan Banjir

October 2, 2026
Rozaak Prima Astuti Diberi Mandat Ketua DPW Pertiwi Aceh, Siap Berjuang untuk Perempuan Aceh
Daerah

Rozaak Prima Astuti Diberi Mandat Ketua DPW Pertiwi Aceh, Siap Berjuang untuk Perempuan Aceh

October 1, 2026
Utang Pemerintah Aceh Rp885,88 Miliar, Rp416,98 Miliar Berasal dari RSUDZA
Daerah

Utang Pemerintah Aceh Rp885,88 Miliar, Rp416,98 Miliar Berasal dari RSUDZA

October 1, 2026
Pimpin PERKEMI Aceh 2026-2030, Erwin Ferdinansyah Bidik Penguatan Pembinaan Atlet
Daerah

Pimpin PERKEMI Aceh 2026-2030, Erwin Ferdinansyah Bidik Penguatan Pembinaan Atlet

October 1, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Program Pertukaran Guru Indonesia–Korea 2026

Batasi Penggunaan Gadget di SMA, SMK dan SLB, Dinas Pendidikan Aceh Terbitkan Surat Edaran

February 9, 2026
STTIT Gelar Seminar Nasional 2025: Bangun Generasi Inovatif di Era Digital

STTIT Gelar Seminar Nasional 2025: Bangun Generasi Inovatif di Era Digital

August 8, 2025
Gubernur Mualem Surati BPJS: Buka Blokir Kepesertaan JKA

Wagub Aceh Temui Mensos RI, Bahas Penambahan PBI JK hingga Dukungan Penanganan Bencana dan Sekolah Rakyat

May 20, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!