Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

PAD Aceh Masih Rendah, Ali Mulyagusdin Soroti Minimnya Kontribusi BUMA untuk Pemerintah Aceh

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
September 20, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Saatnya Pelabuhan Krueng Geukueh Dioptimalkan Sebagai Pintu Utama Ekspor CPO Sawit Aceh

​BANDA ACEH – Ketergantungan fiskal Provinsi Aceh terhadap pemerintah pusat dinilai masih sangat besar, terutama menjelang berakhirnya kucuran Dana Otonomi Khusus (Otsus) pada 2027. Di sisi lain, kontribusi Badan Usaha Milik Aceh (BUMA) sebagai penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemandirian fiskal justru dinilai masih terlalu minim.

​Pengamat ekonomi sekaligus praktisi industri, Ali Mulyagusdin, menyoroti rendahnya pertumbuhan dividen yang disetorkan BUMA kepada Pemerintah Aceh. Menurutnya, meskipun modal publik yang ditanamkan pemerintah telah memberikan hasil, peningkatannya berjalan sangat lambat.

​“Sepanjang 2025, realisasi penerimaan Pemerintah Aceh dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan mencapai Rp270,25 miliar. Angka ini setara dengan 9,96 persen dari Pendapatan Asli Aceh yang mencapai Rp2,71 triliun, atau sekitar 2,53 persen dari seluruh pendapatan daerah tahun itu,” papar Ali.

​Permasalahannya, lanjut Ali, angka penerimaan tersebut hanya tumbuh tipis, yakni sekitar 0,97 persen atau bertambah sekitar Rp2,59 miliar dari capaian tahun 2024 yang bernilai Rp267,66 miliar.

​Kondisi ini berbanding terbalik dengan rapuhnya struktur pendapatan daerah saat ini. Dari total realisasi pendapatan daerah 2025 sebesar Rp10,70 triliun, sekitar 74,1 persen di antaranya atau sekitar Rp7,93 triliun masih mengandalkan dana transfer dari pusat.

Dana Otsus sendiri pada tahun tersebut menyumbang sekitar Rp4,31 triliun.

​“Tanpa perubahan undang-undang, 2027 merupakan tahun terakhir periode Dana Otsus Aceh. Karenanya, pertanyaan tentang berapa besar PAD yang mampu dihasilkan dari modal milik Aceh sendiri menjadi semakin mendesak untuk menopang kemandirian fiskal ke depan,” tegasnya.

​Risiko Fatal Dominasi Tunggal BUMA

​Selain menyoroti porsi pertumbuhan dividen yang kerdil, Ali Mulyagusdin juga memperingatkan risiko fatal akibat terpusatnya sumber penerimaan PAD dari satu entitas bisnis saja.

​Berdasarkan laporan keuangan auditan, dari total Rp270,25 miliar penerimaan dari BUMA pada 2025, sekitar 89,53 persen atau Rp241,97 miliar bersumber dari Bank Aceh. Nilai ini terdiri dari dividen Rp215,42 miliar dan dana pembangunan Rp26,55 miliar. Sementara itu, PT PEMA hanya menyumbang Rp26,71 miliar, dan BPRS Mustaqim Rp1,58 miliar.

​“Konsentrasi hampir 90 persen pada satu perusahaan ini merupakan pertaruhan besar. Apa pun yang terjadi pada Bank Aceh akan berpengaruh jauh lebih besar terhadap pundi-pundi daerah dibandingkan entitas lainnya,” jelas Ali.

​Kekhawatiran ini, menurutnya, sejalan dengan menurunnya performa perbankan daerah tersebut. Merujuk Laporan Tahunan Bank Aceh 2025, laba bersih bank tercatat merosot dari sekitar Rp443 miliar pada 2024 menjadi sekitar Rp356 miliar pada 2025. Total aset juga menyusut dari sekitar Rp31,81 triliun menjadi Rp28,46 triliun di periode yang sama.

​Namun di tengah tren penurunan ini, Pemerintah Aceh justru mematok target fantastis dalam APBA 2026 dengan menaikkan target penerimaan pos tersebut menjadi Rp329,56 miliar.

​“Untuk sampai ke sana, penerimaan harus melonjak hampir 22 persen dari realisasi tahun sebelumnya,” ujar Ali menyoroti beratnya tantangan untuk mencapai target PAD tersebut.

Tags: AcehAli MulyagusdinBUMAekonomi Aceh
ShareTweetSendShare

Related Posts

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Kepemimpinan Berjalan Baik
Daerah

Tambahan TKD Rp1,65 Triliun untuk Aceh, Anggaran Bencana Harus Bergerak

September 20, 2026
Bawa Solusi Konkret, Dr. Zulfahrizal Bedah Pemikiran “Cukuplah Islam Versi Rasulullah SAW sebagai Role Model Kehidupan” di Forum INSIGHT
Daerah

Bawa Solusi Konkret, Dr. Zulfahrizal Bedah Pemikiran “Cukuplah Islam Versi Rasulullah SAW sebagai Role Model Kehidupan” di Forum INSIGHT

September 20, 2026
Aceh Youthpreneur 2026 Perkuat Nasionalisme dan Kemandirian Ekonomi Generasi Muda Aceh
Daerah

Aceh Youthpreneur 2026 Perkuat Nasionalisme dan Kemandirian Ekonomi Generasi Muda Aceh

September 20, 2026
Harga Murah dan Hemat Biaya, Mengapa Mobil Listrik Makin Digemari di Indonesia?
Ekonomi

Harga Murah dan Hemat Biaya, Mengapa Mobil Listrik Makin Digemari di Indonesia?

September 20, 2026
Gubernur Mualem Intruksikan Percepat Penyediaan Lahan Integrasi dan Penataan HGU
Daerah

Gubernur Mualem Minta Bupati/Walikota se-Aceh Siap siaga Potensi Bencana

September 17, 2026
Kemiskinan dan Pengangguran di Aceh Tinggi, Pengamat Ekonomi Bisnis Desak Pemda Optimalkan HGU dan Hilirisasi Sawit
Daerah

Kemiskinan dan Pengangguran di Aceh Tinggi, Pengamat Ekonomi Bisnis Desak Pemda Optimalkan HGU dan Hilirisasi Sawit

September 17, 2026
Next Post
Harga Murah dan Hemat Biaya, Mengapa Mobil Listrik Makin Digemari di Indonesia?

Harga Murah dan Hemat Biaya, Mengapa Mobil Listrik Makin Digemari di Indonesia?

Narasi Aceh Merdeka Mencuat Kembali, Apa Sebenarnya yang Sedang Terjadi?

Narasi Aceh Merdeka Mencuat Kembali, Apa Sebenarnya yang Sedang Terjadi?

Discussion about this post

Recommended Stories

Inflasi dan ketidakpastian politik jelang pemilu jadi hambatan ekonomi 2023

January 1, 2023
Tinjau Pedalaman Aceh Tamiang, KAGAMA Serahkan 26 Huntara Korban Bencana Hidrometeorologi

Tinjau Pedalaman Aceh Tamiang, KAGAMA Serahkan 26 Huntara Korban Bencana Hidrometeorologi

July 6, 2026
Kak Na: TP Posyandu Aceh Dukung Upaya Kemenkes Capai Target Cakupan Vaksinasi dan IDL

Perdana, Kak Na Istri Gubernur Aceh Rayakan Idul Adha Bersama Warga di Pedalaman Aceh Barat

May 28, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!