Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
July 29, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

Banda Aceh – Pemerintah Aceh memfasilitasi peralihan kepemilikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk Pemerintah Kota Lhokseumawe. “Semakin cepat selesai semakin baik, sehingga dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan,” kata Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), Rabu (29 Juli 2026).

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan Gubernur Mualem telah mengarahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, secepatnya memanggil kedua belah pihak dan menyertakan Kementerian Kesehatan. Sehingga berlangsung pertemuan di Ruang Rapat Sekda Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, pada Rabu (29 Juli 2026).

Menurut Sekda Nasir, sebetulnya peralihan kepemilikan RSUD Cut Meutia ini sudah berlangsung lama, namun belum selesai-selesai. “Saat ini malah menjadi krusial, sebab berdampak pada program revitalisasi dan modernisasi fasilitas kesehatan dari Presiden Prabowo,” kata Sekda Nasir.

Persoalannya, program tersebut hanya diberikan untuk satu RSUD di setiap daerah, sedangkan di Aceh Utara terdapat dua RSUD yaitu RSUD Cut Meutia yang berlokasi di Kota Lhokseumawe, dan RSUD dr. Muchtar Hasbi berada di Lhoksukon, Aceh Utara. “Kondisi seperti ini bisa mengorbankan salah satu RSUD, atau malah dua-duanya nggak mendapatkan bantuan,” kata Nasir.

Karena Kota Lhokseumawe menjadi satu-satunya daerah yang tak ada RSUD di Aceh, maka Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Prof Dr Asnawi Abdullah, menyarankan agar mengalihkan RSUD Cut Meutia ke Pemkot Lhokseumawe.

Jika dialihkan, maka di dua daerah tersebut terdapat dua rumah sakit yang mendapat bantuan Kemenkes.“ Kemenkes leluasa dalam memberi bantuan dan tak repot dalam mengembangkan RSUD di Aceh Utara,” kata Asnawi yang mengikuti rapat tersebut secara daring.

“Sayang sekali, ini sebenarnya untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang lebih baik lagi. Bagaimana caranya agar bantuan-bantuan yang sedang gencar-gencarnya dilakukan Kemenkes bisa sampai ke Lhokseumawe dan Aceh Utara.”

Asnawi mengakui peralihan RSUD Cut Meutia diserahkan kepada Pemkot Lhoksemawe membutuhkan kompensiasi. Sebagai kompensasinya, Kemenkes akan mengembangkan RSUD dr. Muchtar Hasbi dengan lebih baik lagi, terutama berkaitan dengan akreditasinya.

Di tempat yang sama, Asisten II Setkab Aceh Utara, M Nasir, mengatakan Pemkab Aceh Utara tidak keberatan dengan opsi kompensasi yang disampaikan Kemenkes. “Namun Aceh Utara menginginkan agar Kemenkes terlebih dahulu melakukan revitalisasi RSUD dr Muchtar Hasbi, baru kemudian diikuti dengan penyerahan RSUD Cut Meutia ke Pemkot Lhokseumawe,” katanya.

Sedangkan Walikota Lhokseumawe, Dr Sayuti, sangat berharap agar RSUD Cut Meutia beralih kepada Pemkot Lhokseumawe. “Saya ingin memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik di Kota Lhokseumawe, jika ada RSUD maka kami bisa memastikannya,” katanya.

Sayuti menyebutkan Lhokseumawe adalah satu-satunya daerah di Aceh yang belum ada RSUD, sementara Aceh Utara memiliki dua RSUD. “Rasanya tidak adil bagi kami. Namun, saat ini adalah momentum yang tepat untuk peralihan RSUD Cut Meutia, di saat Presiden Prabowo sedang menjalankan program revitalisasi pelayanan kesehatan,” katanya.

Menutup rapat, Sekda Nasir mengatakan soal kompensasi yang diinginkan Aceh Utara perlu dicarikan skemanya. “Apakah cukup dengan jaminan dari Pemerintah Aceh dan diketahui oleh Kemenkes. Kalau bisa seperti itu, maka ini segera kita selesaikan,” katanya. Selanjutnya, akan dibahas mekanisme pemberian kompensasi kepada Aceh Utara.[]

Tags: Pemerintah AcehPemko LhokseumaweRSUD Cut MeutiaSayuti AbubakarSekda Aceh M. Nasir
ShareTweetSendShare

Related Posts

Disdikbud Aceh Besar Gelar IHT Pembelajaran Koding dan AI di SDN 1 Peukan Bada
Daerah

Disdikbud Aceh Besar Gelar IHT Pembelajaran Koding dan AI di SDN 1 Peukan Bada

October 27, 2026
Bupati Aceh Besar Ikuti Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Daerah

Bupati Aceh Besar Ikuti Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

October 27, 2026
Realisasi Tambahan TKD Aceh 2026 Naik Signifikan Tembus 40 Persen, Mualem-Dek Fadh Monitor Ketat
Daerah

Realisasi Tambahan TKD Aceh 2026 Naik Signifikan Tembus 40 Persen, Mualem-Dek Fadh Monitor Ketat

October 27, 2026
Fraksi Partai Golkar DPRA Usul 1 Persen APBA untuk Riset, Dorong Pembangunan Berbasis Kajian Ilmiah
Daerah

Fraksi Partai Golkar DPRA Usul 1 Persen APBA untuk Riset, Dorong Pembangunan Berbasis Kajian Ilmiah

October 24, 2026
Pimpin Upacara Hari Santri, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh
Daerah

Pimpin Upacara Hari Santri, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh

October 24, 2026
Baitul Mal Banda Aceh Buka Penerimaan Berkas Bantuan Fisabilillah, TPA/TPQ, dan Majelis Taklim 2026
Daerah

Baitul Mal Banda Aceh Buka Penerimaan Berkas Bantuan Fisabilillah, TPA/TPQ, dan Majelis Taklim 2026

October 22, 2026
Next Post
Wagub Aceh Fadhlullah Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

Wagub Aceh Fadhlullah Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

Jalankan Amanah Mualem, Sekda Aceh Silaturahmi dengan Kapolda Aceh

Jalankan Amanah Mualem, Sekda Aceh Silaturahmi dengan Kapolda Aceh

Discussion about this post

Recommended Stories

Gay, Waria, dan Ruang Publik di Aceh

Gay, Waria, dan Ruang Publik di Aceh

September 2, 2026
Para Taipan China Jadikan Indonesia Raksasa Industri Aluminium Dunia, Nilai Investasi Miliaran Dollar

Para Taipan China Jadikan Indonesia Raksasa Industri Aluminium Dunia, Nilai Investasi Miliaran Dollar

July 13, 2025
Wagub Aceh: Empat Pelajar Penerima Beasiswa ke Tiongkok Disiapkan Menggerakkan Hilirisasi

Wagub Aceh: Empat Pelajar Penerima Beasiswa ke Tiongkok Disiapkan Menggerakkan Hilirisasi

July 20, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!