Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Potensi EBT Aceh Capai Ribuan Megawatt, Transisi Energi Bersih Terus Digenjot

TINJAUAN.ID by TINJAUAN.ID
June 18, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Gubernur Aceh Lantik 25 Pejabat Eselon II, Asnawi Resmi Jabat Kepala Dinas ESDM Aceh

 Banda Aceh – Aceh menyimpan kekayaan energi terbarukan yang luar biasa. Data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mencatat potensi tenaga air mencapai 5.097 MW yang tersebar di 70 lokasi, panas bumi 1.143 MW di 22 lapangan, energi surya 859,4 GWp, energi angin 1,63 GWe, serta bioenergi 1.174 MW. Angka-angka ini, menurut Kepala Dinas ESDM Aceh, Asnawi, menempatkan Aceh pada posisi strategis untuk menjadi salah satu pusat pengembangan energi bersih di Indonesia dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.

“Besarnya potensi tersebut menunjukkan bahwa Aceh memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan energi bersih di Indonesia,” ujar Asnawi dalam pernyataannya, Rabu (17/6/2026).

Namun, potensi besar itu tak serta-merta terkonversi menjadi listrik tanpa kerja keras. Asnawi mengakui bahwa pengembangan EBT skala besar—terutama tenaga air dan panas bumi—masih menghadapi tantangan berat: kebutuhan investasi awal yang tinggi, teknologi khusus, serta waktu pengembangan yang panjang, mulai dari studi kelayakan, perizinan, konstruksi, hingga operasi. Kepastian pasar juga menjadi perhatian, karena sebagian besar listrik dari pembangkit skala besar akan dijual ke PLN, sehingga pengembangannya harus selaras dengan kebutuhan sistem kelistrikan dan rencana pengadaan tenaga listrik nasional.

“Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, PLN, dan pelaku usaha untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif,” tegasnya.

Meski tantangan menggunung, capaian di lapangan mulai terlihat. Realisasi bauran EBT Aceh pada 2024 tercatat 9,43 persen. Berdasarkan data sementara 2025, angka itu melonjak menjadi 14,52 persen—tumbuh 5,09 poin persentase dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ini, kata Asnawi, menjadi indikator semakin berkembangnya pemanfaatan energi bersih di Aceh. Salah satu pendorongnya adalah mulai beroperasinya pembangkit listrik berbasis biomassa yang memanfaatkan limbah perkebunan dan pertanian.

Target perencanaan energi daerah untuk 2025 sendiri memasang angka 25,5 persen. Meski capaian saat ini masih di bawah target, Asnawi optimistis pertumbuhan akan terus berlanjut seiring dengan beroperasinya sejumlah proyek strategis. Pemerintah Aceh, ujarnya, terus mendorong percepatan Commercial Operation Date (COD) PLTA Peusangan berkapasitas 88 MW. “Kehadiran pembangkit ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan bauran EBT sekaligus memperkuat keandalan sistem kelistrikan Aceh,” ujarnya.

Selain itu, pengembangan energi panas bumi di kawasan Seulawah Agam melalui proyek PLTP juga terus didorong. Asnawi menilai sumber energi ini strategis karena mampu menyediakan listrik bersih yang stabil dalam jangka panjang.

Di tingkat yang lebih kecil namun tak kalah penting, Dinas ESDM Aceh mulai membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan kantornya. Langkah ini diharapkan mendorong penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai di Aceh, sekaligus menekan konsumsi BBM dan emisi gas rumah kaca. Pemanfaatan PLTS atap pada bangunan pemerintah dan fasilitas umum juga terus digalakkan untuk meningkatkan efisiensi energi dan menekan biaya operasional.

Melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah pusat, PLN, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya, Dinas ESDM Aceh berkomitmen terus mengembangkan energi terbarukan—dari tenaga air, panas bumi, biomassa, hingga surya. “Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan sekaligus memperkuat ketahanan energi daerah,” pungkas Asnawi.

Tags: Dinas ESDM AcehEBTESDM Aceh
ShareTweetSendShare

Related Posts

Disdikbud Aceh Besar Gelar IHT Pembelajaran Koding dan AI di SDN 1 Peukan Bada
Daerah

Disdikbud Aceh Besar Gelar IHT Pembelajaran Koding dan AI di SDN 1 Peukan Bada

October 27, 2026
Bupati Aceh Besar Ikuti Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Daerah

Bupati Aceh Besar Ikuti Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

October 27, 2026
Realisasi Tambahan TKD Aceh 2026 Naik Signifikan Tembus 40 Persen, Mualem-Dek Fadh Monitor Ketat
Daerah

Realisasi Tambahan TKD Aceh 2026 Naik Signifikan Tembus 40 Persen, Mualem-Dek Fadh Monitor Ketat

October 27, 2026
Fraksi Partai Golkar DPRA Usul 1 Persen APBA untuk Riset, Dorong Pembangunan Berbasis Kajian Ilmiah
Daerah

Fraksi Partai Golkar DPRA Usul 1 Persen APBA untuk Riset, Dorong Pembangunan Berbasis Kajian Ilmiah

October 24, 2026
Pimpin Upacara Hari Santri, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh
Daerah

Pimpin Upacara Hari Santri, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh

October 24, 2026
Baitul Mal Banda Aceh Buka Penerimaan Berkas Bantuan Fisabilillah, TPA/TPQ, dan Majelis Taklim 2026
Daerah

Baitul Mal Banda Aceh Buka Penerimaan Berkas Bantuan Fisabilillah, TPA/TPQ, dan Majelis Taklim 2026

October 22, 2026
Next Post
Datang ke Aceh, Sekjen Demokrat tekankan pentingnya Soliditas

Datang ke Aceh, Sekjen Demokrat tekankan pentingnya Soliditas

Sekda Aceh M. Nasir Raih Anugerah Tokoh Inspiratif Nasional SMSI 2026

Sekda Aceh M. Nasir Raih Anugerah Tokoh Inspiratif Nasional SMSI 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Jejak Millah Abraham di Aceh, Jaringan Lama yang Kembali Bangkit

Jejak Millah Abraham di Aceh, Jaringan Lama yang Kembali Bangkit

November 18, 2025
Penanganan Bencana Lambat di Aceh Bisa Picu Ideologi Perlawanan

Penanganan Bencana Lambat di Aceh Bisa Picu Ideologi Perlawanan

December 14, 2025
104 Sekolah Rakyat Asrama Gratis Dibangun Lagi, Pemerintah Percepat Akses Pendidikan Anak Miskin Ekstrem

104 Sekolah Rakyat Asrama Gratis Dibangun Lagi, Pemerintah Percepat Akses Pendidikan Anak Miskin Ekstrem

March 23, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!