Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Pengurus Cabang Rabithah Thaliban Aceh Kabupaten Pidie Periode 2024–2028 Resmi Dilantik

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
July 12, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Pengurus Cabang Rabithah Thaliban Aceh Kabupaten Pidie Periode 2024–2028 Resmi Dilantik

Sigli – Pengurus Cabang (PC) Rabithah Thaliban Aceh (RTA) Kabupaten Pidie periode 2024–2028 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Hotel Safira, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Minggu (12/07/2026). Acara pelantikan ini menetapkan Tgk Dzulfitri sebagai Ketua RTA Pidie, Muhammad Nuzul Akbar sebagai sekretaris, dan Muhammad Hakiki sebagai bendahara.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Rabithah Thaliban Aceh, Tgk. Miswar Ibrahim Njong, serta dihadiri para ulama, pimpinan dayah, pimpinan ormas, tokoh masyarakat, unsur pemerintah, dan keluarga besar Rabithah Thaliban Aceh.

Dalam sambutannya, Miswar Ibrahim Njong menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat konsolidasi santri dan ulama muda dalam menghadapi perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat.

Menurutnya, santri dan tengku dayah dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu membaca perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan tradisi keilmuan yang menjadi karakter utama dayah.

“Santri harus tetap kokoh menjaga nilai-nilai Islam, tetapi pada saat yang sama juga harus adaptif terhadap perubahan masyarakat. Perubahan sosial berjalan begitu cepat. Cara masyarakat belajar, berkomunikasi, dan memperoleh informasi telah berubah. Karena itu, pendekatan dakwah juga harus terus berkembang agar tetap relevan dengan kebutuhan umat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tantangan dakwah saat ini tidak lagi terbatas pada mimbar-mimbar pengajian di masjid atau dayah. Ruang dakwah telah meluas ke berbagai sektor kehidupan, mulai dari dunia pendidikan, media digital, ruang-ruang komunitas, lingkungan birokrasi, dunia usaha, hingga berbagai platform media sosial yang setiap hari membentuk cara berpikir masyarakat.

Menurutnya, apabila santri tidak mampu hadir dan mengambil peran di ruang-ruang baru tersebut, maka ruang itu akan diisi oleh pihak-pihak yang belum tentu memiliki otoritas keilmuan dan tanggung jawab moral dalam menyampaikan ajaran agama.

“Santri harus hadir di mana masyarakat berada. Dan memperjuangkan kesulitan-kesulitan hidup bersama masyarakat. Dakwah tidak cukup menunggu masyarakat datang ke dayah, tetapi juga harus mampu menjangkau masyarakat di ruang-ruang baru tempat mereka hidup, bekerja, berdiskusi, dan membangun masa depan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Miswar juga mengajak kalangan dayah untuk terus melakukan penguatan kapasitas intelektual, memperluas wawasan, serta memahami dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, ulama muda tidak hanya dituntut menguasai ilmu-ilmu keislaman, tetapi juga perlu memahami persoalan-persoalan kontemporer agar mampu memberikan solusi yang relevan dan membimbing masyarakat dengan pendekatan yang bijaksana.

Ia menambahkan, Rabithah Thaliban Aceh harus terus memperkuat perannya sebagai organisasi kaderisasi ulama muda yang tidak hanya melahirkan generasi berilmu, tetapi juga memiliki kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Menutup sambutannya, Ketua Umum PB RTA berpesan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar menjaga kekompakan dan soliditas organisasi, memperkuat budaya musyawarah, serta memberikan dukungan penuh kepada kepengurusan yang telah diamanahkan. Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas pemimpinnya, tetapi juga oleh loyalitas, kerja sama, dan semangat kolektif seluruh pengurus dalam menggerakkan dakwah dan pengabdian kepada masyarakat.

Pelantikan Pengurus Cabang Rabithah Thaliban Aceh Kabupaten Pidie periode 2024–2028 diharapkan menjadi titik awal bagi lahirnya berbagai program kaderisasi, penguatan kapasitas santri, dan perluasan gerakan dakwah yang mampu menjawab tantangan perubahan sosial sekaligus memperkuat peran dayah dalam kehidupan masyarakat Aceh.[]

Tags: Dayah AcehRabithah thaliban AcehTgk. Miswar Ibrahim Njong
ShareTweetSendShare

Related Posts

Nasir Djamil Buka Diklat Paralegal YARA, Tekankan Keberpihakan pada Keadilan dan Masa Depan Aceh
Daerah

Nasir Djamil Buka Diklat Paralegal YARA, Tekankan Keberpihakan pada Keadilan dan Masa Depan Aceh

October 16, 2026
Rekam Jejak Kapolda Aceh Ruddi Setiawan Berantas Narkoba, Prestasi Tuai Apresiasi
Daerah

Rekam Jejak Kapolda Aceh Ruddi Setiawan Berantas Narkoba, Prestasi Tuai Apresiasi

October 16, 2026
Isi Kuliah Umum Gelora Kebangsaan di USK, Kapolda Aceh Ajak Mahasiswa Saring sebelum Sharing
Daerah

Isi Kuliah Umum Gelora Kebangsaan di USK, Kapolda Aceh Ajak Mahasiswa Saring sebelum Sharing

October 15, 2026
Konkretkan Kerja Sama Pendidikan Hingga Investasi, Wali Nanggroe Aceh Temui Konjen Singapura
Daerah

Konkretkan Kerja Sama Pendidikan Hingga Investasi, Wali Nanggroe Aceh Temui Konjen Singapura

October 15, 2026
Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan
Daerah

Pj Sekda Aceh Minta Percepatan Rehabilitasi Terminal Aceh Tamiang, Fasilitas Pelayanan Ditingkatkan

October 15, 2026
Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh
Daerah

Dek Fadh Bersama Abu Paya Pasie dan Ketua DPRA, Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi untuk Aceh

October 15, 2026
Next Post
Anggota DPRA Hasballah Dorong BPSDM Aceh Perluas Beasiswa, Siapkan SDM Industri Migas Masa Depan

Anggota DPRA Hasballah Dorong BPSDM Aceh Perluas Beasiswa, Siapkan SDM Industri Migas Masa Depan

Wali Nanggroe Malik Mahmud, Penafsir Hasan Tiro dan Penjaga Arah Aceh di Masa Depan

Wali Nanggroe Aceh Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Profesional, Berkeadilan, dan Berintegritas

Discussion about this post

Recommended Stories

Perjuangkan Hak Aceh Terkait Blok Andaman, Ini Isi Surat Gubernur Mualem untuk Presiden Prabowo

Perjuangkan Hak Aceh Terkait Blok Andaman, Ini Isi Surat Gubernur Mualem untuk Presiden Prabowo

July 31, 2026
Gubernur Mualem Surati BPJS: Buka Blokir Kepesertaan JKA

Gubernur Mualem Surati BPJS: Buka Blokir Kepesertaan JKA

May 20, 2026
KH. Idham Chalid: Sosok Ulama Politisi yang Hidup Sederhana, Pernah Jadi Ketua DPR-RI Termiskin

KH. Idham Chalid: Sosok Ulama Politisi yang Hidup Sederhana, Pernah Jadi Ketua DPR-RI Termiskin

August 27, 2025
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!