Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Peresmian Dua Bendungan Aceh, Gubernur Mualem Berterimakasih pada Presiden Prabowo

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
July 11, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Peresmian Dua Bendungan Aceh, Gubernur Mualem Berterimakasih pada Presiden Prabowo

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), sampaikan terimakasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas peresmian Bendungan Keureuto Aceh Utara, dan Bendungan Rukoh Pidie.

“Berfungsinya dua bendungan itu, sangat bermanfaat bagi para petani di Aceh,” kata Gubernur Mualem, Sabtu (11 Juli 2026).

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh bersamaan dengan tiga bendungan lainnya, pada Jumat (10 Juli 2026). Peresmian digelar secara langsung di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Empat lainnya diresmikan secara hybrid, yakni Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali.

Mewakili Gubernur Aceh, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, bersama unsur Forkopimda Aceh, mengikuti rangkaian peresmian tersebut secara virtual di lokasi Bendungan Rukoh, Pidie.

“Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum atas penyelesaian dua bendungan di Aceh,” kata Sekda Nasir yang didampingi Kepala Dinas Pengairan Aceh, Erwin Ferdiansyah.

Bendungan Keureuto dibangun sejak tahun 2015 dengan nilai kontrak Rp. 2,961 triliun, dan Bendungan Rukoh dibangun sejak 2018 dengan nilai kontrak Rp. 1,7 triliun. “Alhamdulillah sekarang sudah diresmikan Bapak Presiden Prabowo,” kata Nasir.

Sekda Nasir menyampaikan bahwa penyelesaian Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh sebagai Proyek Strategis Nasional menjadi pondasi penguatan ketahanan pangan, ketahanan air, ketahanan energi, dan pengendalian air di Aceh.

Secara detail, Sekda Nasir menjelaskan kemanfaatan dua bendungan tersebut. “Dua bendungan itu mampu melayani 26.889 hektar irigasi,” katanya. Ia menyebutkan Bendungan Keureuto yang berlokasi di Aceh Utara memiliki kapasitas menampung 215 juta meter kubik air.

“Manfaatnya, bendungan itu dapat melayani 14.695 hektar irigasi, penyediaan air baku 650 liter per detik, pengendalian banjir 627 hektar. Bahkan memiliki potensi pembangkit Listrik PLTA 6,34 MW dan potensi PLTS terapung 179 MW sebagai energi baru terbarukan,” katanya.

Adapun Bendungan Rukoh di Pidie, Nasir menyebutkan kapasitas tampungnya mencapai 128 juta meter kubik air. “Bendungan Rukoh melayani irigasi 12.194 hektar di Daerah Irigasi Baro Raya, menyediakan air baku 900 liter per detik untuk 20 kecamatan, mengendalikan banjir 51 hektar, dan potensi pengembangan PLTMH 1,22 MW dan PLTS 137 MW,” katanya.

Selain itu, kata Sekda Nasir, optimalisasi kedua bendungan itu akan mendukung program swasembada pangan nasional melalui indeks pertanaman. “Sebanyak 384.660 ton per tahun,” katanya. “Ketahanan air bagi masyarakat dan kawasan industri, pengembangan energi hijau, dan pengurangan risiko banjir,” katanya.[]

ShareTweetSendShare

Related Posts

Wali Nanggroe Aceh Terima Kunjungan MAPIM, Jajaki Kerja Sama Strategis Aceh–Malaysia
Daerah

Wali Nanggroe Aceh Terima Kunjungan MAPIM, Jajaki Kerja Sama Strategis Aceh–Malaysia

October 11, 2026
Atasi Krisis Air Bersih, Syech Muharram Tinjau Sumber Air Leupung Sekaligus Rencanakan Bangun Bendungan
Daerah

Atasi Krisis Air Bersih, Syech Muharram Tinjau Sumber Air Leupung Sekaligus Rencanakan Bangun Bendungan

October 11, 2026
Plt. Sekda Aceh Hadiri Silaturrahmi Akbar Masyarakat Aceh Tenggara
Daerah

Plt. Sekda Aceh Hadiri Silaturrahmi Akbar Masyarakat Aceh Tenggara

October 11, 2026
Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI
Daerah

Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI

October 11, 2026
Radar Canggih BMKG Resmi Beroperasi di Aceh Besar, Bisa Pantau Arus Laut hingga Potensi Tsunami
Daerah

Radar Canggih BMKG Resmi Beroperasi di Aceh Besar, Bisa Pantau Arus Laut hingga Potensi Tsunami

October 10, 2026
Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Kepemimpinan Berjalan Baik
Daerah

TKD Tambahan untuk Bencana Aceh Tahun 2026 Rp1,65 Triliun dengan Serapan Mencapai 35 Persen, Ini Rinciannya

October 8, 2026
Next Post
Bahlil Lahadalia Tekankan Pentingnya Konsolidasi untuk Mengatasi Ketimpangan Sosial dan Ekonomi

Bahlil Lahadalia Tekankan Pentingnya Konsolidasi untuk Mengatasi Ketimpangan Sosial dan Ekonomi

Puitika Kopi, Ayo Ngopi Kita Bercerita

Puitika Kopi, Ayo Ngopi Kita Bercerita

Discussion about this post

Recommended Stories

Virtual Money, Real Problem: Mencari Pajak dari Platform Global

Virtual Money, Real Problem: Mencari Pajak dari Platform Global

August 22, 2025
Bupati Aceh Besar Ajak Pimpinan Dayah Perkuat Sinergi Bangun Generasi Islami

Bupati Aceh Besar Ajak Pimpinan Dayah Perkuat Sinergi Bangun Generasi Islami

April 9, 2026
Tim Kajian Wali Nanggroe Rumuskan Rekomendasi Penguatan MoU Helsinki, Fokus Dana Otsus dan Kewenangan Daerah

Tim Kajian Wali Nanggroe Rumuskan Rekomendasi Penguatan MoU Helsinki, Fokus Dana Otsus dan Kewenangan Daerah

July 31, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!