Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Dunia

Indonesia kerahkan kapal perang untuk memantau kapal penjaga pantai China

TINJAUAN.ID by TINJAUAN.ID
January 18, 2023
Reading Time: 2 mins read
0

Jakarta – Indonesia telah mengerahkan sebuah kapal perang ke Laut Natuna Utara untuk memantau sebuah kapal penjaga pantai Cina yang telah aktif di wilayah maritim yang kaya akan sumber daya alam yang diklaim oleh kedua negara sebagai milik mereka, demikian ungkap kepala angkatan laut Indonesia.

Sebuah kapal perang, pesawat patroli maritim dan pesawat tak berawak telah dikerahkan untuk memantau kapal Cina tersebut, kata Laksamana Madya Muhammad Ali, Kepala Angkatan Laut Indonesia, kepada kantor berita Reuters pada hari Sabtu.

“Kapal Cina itu tidak melakukan aktivitas yang mencurigakan. Namun, kami perlu memantaunya karena kapal tersebut telah berada di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia selama beberapa waktu,” katanya.

Data pelacakan kapal menunjukkan bahwa kapal China, CCG 5901, telah berlayar di Laut Natuna dan secara khusus berada di dekat ladang gas Blok Tuna milik Indonesia dan ladang minyak dan gas Chim Sao milik Vietnam sejak tanggal 30 Desember, demikian ungkap Inisiatif Keadilan Laut Indonesia (Indonesian Ocean Justice Initiative) kepada Reuters.

CCG 5901 milik China adalah kapal penjaga pantai terbesar di dunia dan dijuluki “monster” karena ukurannya. Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) memberikan hak navigasi kepada kapal-kapal yang melintasi ZEE.

Namun, kehadiran kapal Cina yang terkenal itu mungkin menandakan meningkatnya ketegasan Cina dan terjadi setelah Vietnam dan Indonesia mencapai kesepakatan tentang batas-batas ZEE mereka di daerah tersebut. Indonesia juga baru-baru ini menyetujui rencana pengembangan ladang gas Tuna, yang melibatkan investasi yang diperkirakan mencapai lebih dari $3 miliar untuk memulai produksi.

Pada tahun 2017, Indonesia mengganti nama bagian utara zona ekonomi eksklusifnya menjadi Laut Natuna Utara. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk menentang ambisi dan klaim teritorial maritim Tiongkok di Laut Cina Selatan. Indonesia berpendapat bahwa di bawah UNCLOS, ujung selatan Laut Cina Selatan – yang sekarang berganti nama menjadi Laut Natuna Utara – adalah zona ekonomi eksklusifnya.

Kapal-kapal dari Indonesia dan Cina saling membayangi satu sama lain selama berbulan-bulan pada tahun 2021, di dekat anjungan minyak bawah laut yang sedang melakukan uji coba di area pengembangan ladang gas Indonesia. Pada saat itu, Cina mendesak Indonesia untuk menghentikan uji coba pengeboran tersebut, dengan mengklaim bahwa kegiatan tersebut berlangsung di wilayahnya.

Cina mengklaim bahwa wilayah maritim Indonesia berada di dalam klaim teritorialnya yang luas di Laut Cina Selatan, yang ditandai dengan “garis putus-putus” berbentuk huruf U. Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag menyatakan bahwa garis putus-putus tersebut tidak memiliki dasar hukum pada tahun 2016.

Juru bicara kedutaan besar Cina di Jakarta tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

Sumber: Al Jazeera

Tags: ChinaCinaNatunaTNI AL
ShareTweetSendShare

Related Posts

Bupati Aceh Besar Tinjau Finalisasi Lahan Sekolah Rakyat, Dorong Percepatan Pembangunan Sarana Pendidikan
Daerah

Bupati Aceh Besar Tinjau Finalisasi Lahan Sekolah Rakyat, Dorong Percepatan Pembangunan Sarana Pendidikan

May 13, 2026
Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Sukamakmur
Daerah

Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Sukamakmur

May 13, 2026
Bupati Aceh Besar Minta Pembebasan Lahan untuk SPAM Regional Dipercepat
Daerah

Bupati Aceh Besar Minta Pembebasan Lahan untuk SPAM Regional Dipercepat

May 13, 2026
Polemik JKA, Praktisi Hukum Nilai Publik Sedang Digiring pada Pemahaman Keliru
Daerah

Polemik JKA, Praktisi Hukum Nilai Publik Sedang Digiring pada Pemahaman Keliru

May 13, 2026
Kak Na: Konsumsi Ikan Penting untuk Mendukung Tumbuh Kembang Otak Anak
Daerah

Kak Na: Konsumsi Ikan Penting untuk Mendukung Tumbuh Kembang Otak Anak

May 11, 2026
Rabithah Alumni MUDI Aceh Utara Resmi Dikukuhkan, Perkuat Khidmah Alumni untuk Guru dan Dayah
Daerah

Rabithah Alumni MUDI Aceh Utara Resmi Dikukuhkan, Perkuat Khidmah Alumni untuk Guru dan Dayah

May 11, 2026
Next Post

Mengenal sistem demokrasi sosial ala Skandinavia

Perlunya menghadapi Indonesia dengan apa adanya

Recommended Stories

Hunian Impian bagi Warga Banda Aceh, Realita atau Harapan?

Hunian Impian bagi Warga Banda Aceh, Realita atau Harapan?

September 23, 2025
Kisah Mualem Bangun Masjid di Kampung Halaman Seuneuddon, Aceh Utara

Kisah Mualem Bangun Masjid di Kampung Halaman Seuneuddon, Aceh Utara

April 9, 2026
Sarana dan Prasarana Sekolah; Fondasi Utama Pendidikan Berkualitas

Sarana dan Prasarana Sekolah; Fondasi Utama Pendidikan Berkualitas

October 20, 2025

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!