Bireuen — Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 02 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe melaksanakan program kerja berupa Workshop Pembuatan Ekoenzim bersama seluruh masyarakat Gampong Blang Lancang, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, pada 14 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekaligus upaya memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah limbah organik rumah tangga menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.
Workshop tersebut dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat Gampong Blang Lancang secara langsung. Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 02 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe memperkenalkan ekoenzim sebagai hasil fermentasi dari sisa-sisa organik seperti kulit buah dan sayuran, yang dapat dimanfaatkan kembali sehingga membantu mengurangi jumlah sampah organik yang dibuang begitu saja.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 02 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe memberikan penjelasan mengenai pengertian ekoenzim, manfaat, bahan-bahan yang diperlukan, serta tahapan pembuatannya.
Masyarakat kemudian diajak untuk mengikuti proses pembuatan secara langsung, mulai dari mempersiapkan bahan hingga mencampurkan bahan sesuai dengan tahapan yang telah dijelaskan.
Pemilihan workshop pembuatan ekoenzim sebagai salah satu program kerja tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan baru kepada masyarakat, tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Salah satu anggota kelompok 02 KPM Mandiri, menyampaikan harapannya agar pengetahuan yang diberikan melalui workshop tersebut dapat terus diterapkan oleh masyarakat meskipun kegiatan KPM telah berakhir. I berharap workshop ini bukan hanya menjadi kegiatan yang selesai ketika kegiatan KPM ini selesai, tetapi bisa menjadi awal dari kebiasaan baik bagi masyarakat Gampong Blang Lancang.
“Semoga apa yang kami bagikan hari ini dapat membantu masyarakat dalam mengurangi sampah organik dan memanfaatkannya menjadi sesuatu yang berguna. Mungkin bagi kami ini adalah langkah kecil, tetapi kami berharap langkah kecil ini bisa meninggalkan manfaat yang besar dan terus dirasakan oleh masyarakat,” Ujar Syalsabillah.
Sementara itu, anggota kelompok 02 KPM Mandiri lainnya juga mengungkapkan rasa haru sekaligus harapannya agar program tersebut dapat memberikan kenangan dan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Gampong Blang Lancang.
“Selama menjalankan KPM di Gampong Blang Lancang, kami belajar banyak hal dari masyarakat. Karena itu, kami berharap workshop ini bisa menjadi salah satu bentuk kecil yang dapat kami tinggalkan untuk gampong ini, Ungkap Siti Nurhaliza.
Ia berharao ekoenzim yang dibuat bersama hari ini tidak hanya menjadi hasil dari sebuah kegiatan, tetapi menjadi ilmu yang bisa terus digunakan dan dikembangkan oleh masyarakat.
“Kami mungkin tidak bisa terus berada di sini, tetapi kami berharap apa yang kami ajarkan dapat tetap hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat setelah kami kembali,” terangnya.
Kegiatan workshop berlangsung dalam suasana yang penuh antusias dan kebersamaan, masyarakat turut berpartisipasi dalam setiap tahapan pembuatan ekoenzim dan menunjukkan ketertarikan terhadap cara sederhana dalam mengelola sampah organik rumah tangga.
Kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat menjadikan kegiatan tersebut tidak hanya sebagai kegiatan edukasi, tetapi juga sebagai momen untuk mempererat hubungan selama pelaksanaan KPM.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 02 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berharap masyarakat Gampong Blang Lancang dapat menerapkan pengetahuan mengenai pembuatan ekoenzim dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pengolahan limbah organik sederhana, masyarakat diharapkan dapat mengurangi sampah rumah tangga sekaligus memanfaatkan kembali sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak berguna.
Lebih dari sekadar mengajarkan cara mengolah limbah, kegiatan ini menjadi bentuk kecil kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan dan masyarakat, dengan harapan manfaatnya dapat terus tumbuh bahkan setelah mahasiswa KPM meninggalkan Gampong Blang Lancang.[]











Discussion about this post