Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Aksi Tolak Tambang di Beutong Ateuh, Warga Kibarkan Bendera Bulan Bintang

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
August 30, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Aksi Tolak Tambang di Beutong Ateuh, Warga Kibarkan Bendera Bulan Bintang

​BEUTONG ATEUH — Ratusan warga Beutong Ateuh Banggalang menggelar aksi demonstrasi menolak kehadiran pertambangan di wilayah mereka. Aksi yang didominasi oleh kaum perempuan (emak-emak) dan masyarakat setempat ini berlangsung di atas jembatan besi Beutong Ateuh, dengan membentangkan dan mengibarkan puluhan bendera Bulan Bintang, Minggu, 30 Agustus 2026.

​Dalam aksi tersebut, warga mengenakan pakaian serba hitam serta kaos bertuliskan “Stop Tambang Beutong, Tanah Khasong” sebagai bentuk ketegasan menolak eksplorasi maupun eksploitasi tambang yang dinilai dapat merusak lingkungan serta ruang hidup masyarakat adat setempat.

​Isi Orasi dan Poin Tuntutan Aksi

​Para peserta aksi berkumpul dan memenuhi area jembatan sembari menyuarakan aspirasi mereka secara oratoris. Di tengah kibaran bendera dan riuhnya seruan massa, orator secara bergantian menyampaikan sikap tegas masyarakat Beutong Ateuh melalui petikan orasi berikut:

​”Kami berdiri di atas jembatan ini bukan hanya untuk berteriak, tapi untuk memastikan anak cucu kita masih bisa menghirup udara bersih dan meminum air yang tidak tercemar. Tanah Beutong Ateuh adalah tanah indatu, bukan untuk dijual kepada korporasi tambang.”

Dalam orasinya, tampak seorang perempuan ikut berorasi dan menyampaikan tuntutannya menolak eksploitasi tambang di Beutong Ateuh.

“Sampai kapan pun kami menolak kehadiran tambang di Beutong Ateuh. Jika perizinan tetap dipaksakan, kami emak-emak dan seluruh warga siap berada di garis terdepan untuk menghalangi alih fungsi hutan kami menjadi area tambang.”

Orator lain turut menegaskan keinginan masyarakat untuk menpertahankan Beutong Ateuh dari ancaman perusakan lingkungan oleh eksploutasi tambang

​”Kami menegaskan komitmen seluruh masyarakat untuk mempertahankan tanah kelahiran dari ancaman pengerusakan lingkungan. Hutan Beutong adalah benteng kehidupan kami, bukan wilayah ekploitasi.”

​Simbol Perlawanan dan Persatuan

​Pengibaran bendera Bulan Bintang di sepanjang kerangka jembatan besi Beutong Ateuh dijadikan sebagai simbol perlawanan lokal dan persatuan warga dalam menjaga kedaulatan wilayah serta kelestarian adat dan alam Aceh.

​Aksi yang berlangsung secara tertib dan damai ini berjalan dalam pengawalan ketat namun berlangsung kondusif. Warga menegaskan akan terus mengawal kebijakan pemerintah daerah maupun pusat agar seluruh bentuk izin eksplorasi pertambangan di kawasan Beutong Ateuh disetop dan dicabut secara permanen.[]

Tags: AcehAksi tolak tambangBeutong Ateuhizin usaha pertambanganNagan Raya
ShareTweetSendShare

Related Posts

Kapolres Langsa: Maulid Arbain Sarana Penting Mengenalkan Rasulullah kepada Generasi Muda
Daerah

Kapolres Langsa: Maulid Arbain Sarana Penting Mengenalkan Rasulullah kepada Generasi Muda

August 31, 2026
Optimalkan Produksi dan Distribusi, SIG Pastikan Ketersediaan Pasokan Semen di Aceh
Daerah

Optimalkan Produksi dan Distribusi, SIG Pastikan Ketersediaan Pasokan Semen di Aceh

August 28, 2026
Bekali Kemampuan Pemuda, Dispora Banda Aceh Gelar Pelatihan Manajemen Organisasi
Daerah

Bekali Kemampuan Pemuda, Dispora Banda Aceh Gelar Pelatihan Manajemen Organisasi

August 27, 2026
Rapat Bersama Banggar DPRA, Plt Sekda Aceh Ajak Perkuat Sinergi dan Komunikasi
Daerah

Rapat Bersama Banggar DPRA, Plt Sekda Aceh Ajak Perkuat Sinergi dan Komunikasi

August 27, 2026
GEMURA Aceh Dorong Optimalisasi Serapan Anggaran dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Daerah

GEMURA Aceh Dorong Optimalisasi Serapan Anggaran dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan

August 26, 2026
Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh Terseret Kasus Hubungan Sesama Jenis, TR. Farhan Hidayat: Proses Hukum Harus Berjalan
Daerah

Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh Terseret Kasus Hubungan Sesama Jenis, TR. Farhan Hidayat: Proses Hukum Harus Berjalan

August 26, 2026
Next Post
Dari NU untuk Indonesia: Membangun Demokrasi Berbasis Meritokrasi

Dari NU untuk Indonesia: Membangun Demokrasi Berbasis Meritokrasi

Perihal Kepemimpinan: Kita Tidak kekurangan Tokoh Teladan

Perihal Kepemimpinan: Kita Tidak kekurangan Tokoh Teladan

Discussion about this post

Recommended Stories

Di Masa Teungku Daud Beureueh, Tahanan Judi Diasingkan ke Blang Pandak

Di Masa Teungku Daud Beureueh, Tahanan Judi Diasingkan ke Blang Pandak

July 22, 2025
Pertambangan di Aceh Sumbang 2 Triliun untuk Kas Negara

Pertambangan di Aceh Sumbang 2 Triliun untuk Kas Negara

July 4, 2025

Alaidin Abu Abbas bantu peningkatan pembangunan masjid di lima desa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah

June 22, 2023
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!