Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Dunia

Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
June 3, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

BANDA ACEH – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri asal Aceh di kancah internasional. Fotografer jurnalis asal Banda Aceh, Riska Munawarah, terpilih sebagai salah satu peserta Joop Swart Masterclass 2026, program pendidikan paling bergengsi yang diselenggarakan oleh World Press Photo bagi fotografer dokumenter, fotojurnalis, dan pencerita visual dari seluruh dunia.

Pencapaian tersebut menjadikan Riska sebagai perempuan pertama dari Indonesia yang berhasil lolos dan mengikuti program bergengsi tersebut sejak pertama kali digelar pada 1994.

“Saya Dinominasikan melalui PannaFoto Institute, alhamdulillah, bisa berada di antara 13 fotografer terpilih dari seluruh dunia. Proses seleksinya sangat ketat, sehingga pencapaian ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus menghasilkan karya-karya visual dan berdampak,” kata Riska yang juga pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh, Rabu, 3 Juni 2026.

Berbekal pengalaman sebagai jurnalis, Riska mengembangkan pendekatan penceritaan visual yang kuat melalui karya-karya fotografi dokumenternya.

“Sebagai fotografer yang berasal dari Aceh, saya ingin membawa cerita-cerita dari daerah saya ke panggung internasional. Banyak isu sosial, budaya, dan kemanusiaan yang penting untuk didokumentasikan dan diketahui publik yang lebih luas,” ujar perempuan kelahiran di Banda Aceh pada 20 Oktober 1998 ini.

Joop Swart Masterclass merupakan program pendidikan unggulan World Press Photo yang dirancang untuk fotografer dengan pengalaman sekitar lima hingga sepuluh tahun.

Program ini bertujuan membantu peserta mengembangkan proyek jangka panjang, memperkuat visi visual, serta membangun karier profesional di bidang fotografi dokumenter dan fotojurnalistik.

Proses seleksi program tersebut dikenal sangat ketat. Peserta tidak dapat mendaftar secara terbuka, melainkan harus terlebih dahulu dinominasikan oleh panel nominator internasional.

Setelah itu, mereka diwajibkan mengirimkan portofolio, proposal proyek, curriculum vitae, serta esai motivasi untuk dievaluasi oleh komite independen.

Dari sekitar 200 fotografer yang dinominasikan dari berbagai negara, hanya 13 peserta yang terpilih untuk mengikuti Joop Swart Masterclass 2026. Riska menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang masuk dalam daftar peserta tahun ini.

Selain Riska, peserta lain berasal dari Palestina, Guatemala, Sudan, Bangladesh, Republik Demokratik Kongo, Mesir, Ukraina, Kolombia, Iran, dan Kanada. Seleksi dilakukan oleh panel independen yang terdiri dari fotografer dan editor internasional, yakni Amaa Mahmoodian, Amr Alfiky, Joshirwandi, Seba Chaudhry, dan Virginia Lozano.

Program Joop Swart Masterclass 2026 akan berlangsung selama satu tahun. Mulai Juni mendatang, para peserta akan mengikuti rangkaian bimbingan daring untuk mengembangkan proyek pribadi mereka dengan pendampingan mentor internasional. Kegiatan tersebut akan dilanjutkan dengan masterclass tatap muka di Kairo pada November 2026 yang mencakup lokakarya, kuliah umum, kunjungan lapangan, serta presentasi karya.

Program akan ditutup pada November hingga Desember 2026 melalui presentasi pasca-masterclass, di mana para peserta membagikan hasil karya dan pengalaman mereka kepada komunitas fotografi di negara masing-masing.

Terpilihnya Riska Munawarah menjadi peserta Joop Swart Masterclass 2026 tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menandai kehadiran fotografer perempuan Indonesia di salah satu forum pendidikan fotografi paling bergengsi di dunia. Prestasi tersebut sekaligus membuka peluang lebih luas bagi karya-karya visual dari Aceh dan Indonesia untuk dikenal di tingkat internasional.

“Saya berharap keikutsertaan ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga dapat menginspirasi lebih banyak perempuan Indonesia untuk berkarier dan berkarya di bidang fotografi dokumenter serta fotojurnalisme,” kata Riska. []

Tags: AFPRizka Munawarah
ShareTweetSendShare

Related Posts

Intip Peluang Kerja di Australia: Berikut Panduan, Syarat, dan Informasi Lebih Lanjut
Dunia

Intip Peluang Kerja di Australia: Berikut Panduan, Syarat, dan Informasi Lebih Lanjut

April 7, 2026
Dukungan Terhadap Iran Berawal dari Dukungan Terhadap Palestina dan Kekalahan Israel dalam Perang Narasi
Dunia

Dukungan Terhadap Iran Berawal dari Dukungan Terhadap Palestina dan Kekalahan Israel dalam Perang Narasi

April 4, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Peran Indonesia di Board of Peace Disorot
Dunia

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Peran Indonesia di Board of Peace Disorot

April 1, 2026
Anggota TNI Gugur Kena Serangan Israel di Lebanon, Indonesia Kecam Serangan
Dunia

Anggota TNI Gugur Kena Serangan Israel di Lebanon, Indonesia Kecam Serangan

March 30, 2026
Donald Trump Pernah Dianggap Mengalami Gangguan Jiwa oleh Sejumlah Psikiater
Dunia

Donald Trump Pernah Dianggap Mengalami Gangguan Jiwa oleh Sejumlah Psikiater

March 24, 2026
Konflik Timur Tengah Picu Ancaman Krisis Pangan Dunia, 45 Juta Jiwa Terancam Kelaparan Akut
Dunia

Konflik Timur Tengah Picu Ancaman Krisis Pangan Dunia, 45 Juta Jiwa Terancam Kelaparan Akut

March 23, 2026
Next Post
Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana

Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana

Buku Polda Aceh Meutuah, Irjen Marzuki: Bukan Sekedar Riwayat Hidup, Juga Menggerakkan Kearifan Lokal 

Buku Polda Aceh Meutuah, Irjen Marzuki: Bukan Sekedar Riwayat Hidup, Juga Menggerakkan Kearifan Lokal 

Discussion about this post

Recommended Stories

Gubernur Mualem Bahas Tindak Lanjut Pembangunan Terowongan Geurutee dan Jalan Tol dengan Menteri PU

Gubernur Mualem Bahas Tindak Lanjut Pembangunan Terowongan Geurutee dan Jalan Tol dengan Menteri PU

October 29, 2025
Wagub Aceh Sambut Delegasi Bahrain dan UEA di Meuligoe Gubernur, Bahas Potensi Kerja Sama

Wagub Aceh Sambut Delegasi Bahrain dan UEA di Meuligoe Gubernur, Bahas Potensi Kerja Sama

October 26, 2025
Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Jangan Percaya Tawaran Bantuan Lewat Medsos

Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Jangan Percaya Tawaran Bantuan Lewat Medsos

February 7, 2026

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!