Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Disdikbud dan TACB Aceh Barat Gelar FGD, Bahas Penetapan Tiga Situs Bersejarah

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
April 28, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Disdikbud dan TACB Aceh Barat Gelar FGD, Bahas Penetapan Tiga Situs Bersejarah

Meulaboh – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Barat bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan Tim Pendaftaran Cagar Budaya(TPCB) Aceh Barat menggelar Forum Group Discussion (FGD) Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Tahun 2026, Senin (28/04), di Aula Disdikbud Aceh Barat.

FGD ini difokuskan pada pengkajian dan verifikasi tiga ODCB yang diusulkan untuk ditetapkan sebagai Cagar Budaya Kabupaten Aceh Barat, yaitu:

1. Makam Po Ru, Gampong Suak Timah, Kecamatan Samatiga;

2. Komplek Makam Teuku Meuko, Gampong Kuala Manyeu, Kecamatan Panton Reu; dan

3. Situs Kurok Kurok, yang diyakini sebagai bunker (pertahanan) di pesisir Aceh Barat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat, Teuku Putra Azmisyah, S.E, dalam sambutannya menegaskan bahwa FGD ODCB merupakan langkah krusial dalam penyelamatan sejarah daerah.

“Aceh Barat kaya akan jejak peradaban Islam dan perjuangan. Jika tidak segera kita tetapkan dan lindungi, banyak situs penting akan hilang tergerus pembangunan atau abrasi. Cagar budaya bukan sekadar batu nisan, tapi identitas dan sumber belajar generasi muda,” tegas Poncut.

Sementara itu, Ketua TACB Aceh Barat, Rahmad Syah Putra, menyampaikan bahwa ketiga situs tersebut memiliki nilai penting sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.

“Makam Po Ru terkait dengan ulama penyebar Islam awal di pesisir barat. Makam Teuku Meuko adalah jejak tokoh perjuangan lokal. Kurok Kurok diduga kuat sebagai tempat pos pengawasan dan pertahanan Semua memenuhi kriteria UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya,” jelasnya.

Jovial Pally Taran, selaku Sekretaris TACB sekaligus Tim Ahli, memaparkan hasil kajian sejarah dan arkeologis awal.

“Pada Makam Po Ru ditemukan nisan tipe oktagonal Batu Aceh masa Kerajaan Aceh Darussalam Abad ke-18 dengan ornamen floral. Pada Komplek Makam Teuku Meuko terdapat nisan tipe dan abad yang sama, disertai 3 pasang nisan jenis batu bulat (sakrah) dalam komplek makam tersebut. Sementara Kurok-Kurok (Bunker Pertahanan) membutuhkan perhatian dan perlindungan sebagai objek yang juga layak direkomendasikan sebagai Struktur Cagar Budaya,” papar Jovial.

FGD turut dihadiri perwakilan camat, keuchik, tokoh adat, akademisi STAIN, sejarawan lokal, dan pegiat budaya. Hasil FGD akan dituangkan dalam Berita Acara dan Rekomendasi TACB untuk selanjutnya diusulkan kepada Bupati Aceh Barat sebagai Cagar Budaya Kabupaten.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Aceh Barat, Masri Hanif, S.P, selaku Ketua Panitia, menyebut FGD berjalan konstruktif.

“Alhamdulillah semua unsur hadir dan memberi masukan. Ini bukti bahwa pelestarian cagar budaya adalah kerja kolektif. Setelah ini kami akan lengkapi dokumen penetapan dan sosialisasi ke masyarakat pemilik lahan,” ujarnya.

Disdikbud Aceh Barat menargetkan penetapan ketiga ODCB tersebut rampung pada Triwulan III 2026 sebagai Cagar Budaya Peringkat Kabupaten Aceh Barat.[]

Tags: Aceh Baratcagar budayaDisdikbud Aceh Barat
ShareTweetSendShare

Related Posts

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Aceh Besar Salurkan Puluhan Alat dan Mesin Pertanian untuk Petani
Daerah

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Aceh Besar Salurkan Puluhan Alat dan Mesin Pertanian untuk Petani

June 12, 2026
Dana Seret, Sejumlah Dapur MBG di Aceh Hentikan Operasional Sementara
Daerah

Dana Seret, Sejumlah Dapur MBG di Aceh Hentikan Operasional Sementara

June 10, 2026
Mukarramah Fadhlullah Terpilih Aklamasi Pimpin PERWOSI Aceh Periode 2026–2030
Daerah

Mukarramah Fadhlullah Terpilih Aklamasi Pimpin PERWOSI Aceh Periode 2026–2030

June 10, 2026
Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur
Daerah

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

June 10, 2026
Wabup Aceh Besar Ajak Nazhir Wakaf Tingkatkan Profesionalisme dan Transparansi
Daerah

Wabup Aceh Besar Ajak Nazhir Wakaf Tingkatkan Profesionalisme dan Transparansi

June 10, 2026
Syech Muharram: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Penting Percepat Pemulihan Pascabencana
Daerah

Syech Muharram: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Penting Percepat Pemulihan Pascabencana

June 10, 2026
Next Post
Gubernur Mualem dan Dubes UEA Bentuk Tim Program Investasi di Aceh

Gubernur Mualem dan Dubes UEA Bentuk Tim Program Investasi di Aceh

Politik Islam dan Upaya Mencari Akar Masalah Umat Islam dalam Politik

Politik Islam dan Upaya Mencari Akar Masalah Umat Islam dalam Politik

Discussion about this post

Recommended Stories

Pastikan Akses JKA Untuk Masyarakat, Pemkab Aceh Barat Bentuk Satgas Pemutakhiran DSEN

Pastikan Akses JKA Untuk Masyarakat, Pemkab Aceh Barat Bentuk Satgas Pemutakhiran DSEN

April 10, 2026
Bupati Syech Muharram Tunjuk Ardiansyah sebagai Plt Sekwan DPRK Aceh Besar

Bupati Syech Muharram Tunjuk Ardiansyah sebagai Plt Sekwan DPRK Aceh Besar

June 3, 2026
Aliansi Rakyat Aceh (ARAH) Minta Publik Jangan Terpengaruh Fitnah Dana BTT BPBA

Aliansi Rakyat Aceh (ARAH) Minta Publik Jangan Terpengaruh Fitnah Dana BTT BPBA

January 17, 2026

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!