BRIN · Indeks Daya Saing Daerah 2025
PROVINSI
ACEH
Data Dasar Daya Saing · 23 Kabupaten/Kota · 12 Pilar Pengukuran
IDSD 2025 508 Kab/Kota Nasional 38 Provinsi 63 Indikator Provinsi
Skor IDSD Aceh
3,61
▲ +0,11 vs Nasional
Rata-rata Nasional: 3,50
Kab/Kota ≥ Skor Provinsi
6
dari 23 Kabupaten/Kota
Tertinggi
4,05
Kota Banda Aceh
Ringkasan Daya Saing Aceh
Gambaran umum posisi Provinsi Aceh dalam IDSD 2025 dibandingkan nasional
Skor Provinsi
3,61
↑ Di atas rata-rata nasional (3,50)
Kab/Kota Terukur
23
Kabupaten & Kota se-Aceh
Rata-rata Kab/Kota
3,46
Rata-rata seluruh kab/kota Aceh
Skor Tertinggi
4,05
Kota Banda Aceh
Skor Terendah
3,12
Kab. Simeulue
Skor IDSD: Aceh vs Nasional — 12 Pilar
Distribusi Skor Seluruh Kab/Kota Aceh
Skor IDSD 23 Kabupaten/Kota — Dibandingkan Provinsi (3,61) dan Nasional (3,50)
12 Pilar Daya Saing
Skor Aceh per pilar dibandingkan rata-rata nasional dan rata-rata kabupaten/kota Aceh
Komponen Lingkungan Pendukung (Pilar 1–4)
Komponen Sumber Daya Manusia (Pilar 5–6)
Komponen Pasar (Pilar 7–10)
Komponen Ekosistem Inovasi (Pilar 11–12)
Peringkat Kabupaten/Kota
Seluruh 23 kabupaten/kota Aceh diurutkan berdasarkan skor IDSD 2025
# Nama Kabupaten/Kota Skor IDSD Skor Bar vs Provinsi vs Nasional Pilar Terkuat Pilar Terlemah
Peta Panas Pilar
Visualisasi skor seluruh pilar untuk semua kabupaten/kota Aceh — warna menunjukkan intensitas skor
Skala Warna: < 2,0 2,0–2,5 2,5–3,0 3,0–3,5 3,5–4,0 4,0–4,5 ≥ 4,5
Perbandingan Detail
Bandingkan skor pilar antar kabupaten/kota secara mendalam
Perbandingan Skor IDSD — Semua Kabupaten/Kota
Top 5 Terbaik per Pilihan Pilar
Bottom 5 Perlu Perhatian
Analisis & Insight
Temuan utama dari data IDSD 2025 Provinsi Aceh

🏆 Posisi Aceh Secara Nasional

Provinsi Aceh meraih skor IDSD 2025 sebesar 3,61, melampaui rata-rata nasional sebesar 3,50. Dari 38 provinsi, Aceh termasuk dalam 22 provinsi yang berada di atas rata-rata nasional. Keunggulan Aceh terutama pada Pilar 1 Institusi (4,71) — tertinggi di antara seluruh provinsi Sumatera — dan Pilar 7 Pasar Produk (4,47). Tantangan utama terdapat pada Pilar 9 Sistem Keuangan (2,21) yang berada jauh di bawah rata-rata nasional (2,90).

🏙️ Kesenjangan Urban-Rural

Kelima kota di Aceh (Banda Aceh, Langsa, Lhokseumawe, Sabang, Subulussalam) mendominasi skor tertinggi, dengan rata-rata skor kota sebesar 3,77 dibanding rata-rata kabupaten sebesar 3,38. Kota Banda Aceh menjadi yang terdepan (4,05), unggul di hampir semua pilar. Kesenjangan ini mencerminkan konsentrasi infrastruktur, pendidikan, dan layanan keuangan di wilayah urban.

⚡ Keunggulan & Kelemahan Sistemik

Kekuatan sistemik Aceh: Pilar Institusi sangat kuat — hampir semua kab/kota memiliki skor P1 di atas 4,0, menunjukkan tata kelola yang solid. Adopsi TIK meningkat pesat khususnya di kota-kota (Banda Aceh, Langsa, Lhokseumawe mencapai skor maksimal 5,00). Kelemahan sistemik: Sistem Keuangan (P9) dan Kapabilitas Inovasi (P12) rendah di hampir seluruh kabupaten, mengindikasikan aksesibilitas layanan finansial dan ekosistem R&D yang perlu diperkuat secara signifikan.

Skor Rata-rata: Kota vs Kabupaten
Pilar dengan Gap Terbesar vs Nasional
Scatter: Pilar 3 (TIK) vs Pilar 12 (Inovasi) — Potensi Digital-Inovasi